Jemari Tangan dan Kakinya Semakin Rekat Menyatu, Balita Asal Desa Bongkok Menanti Uluran Tangan

Slawi – Jaetun seorang Nenek berusia (55) warga asal Desa Bongkok Rt 05 Rw 02 Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, akhirnya merasa lega dan bisa tersenyum ceria meskipun tetap sedih kala menatap cucunya, pasalnya selain akan ada tindak lanjut pendampingan dalam pengobatan bagi Sifa ,  permasalahan pengurusan berkas sertifikatnya yang tertunda sudah menemui titik kesepakatan dengan  pihak desa, bahkan Selasa (6/7) Komunitas Grup Whatsapp yang tergabung dalam Sedulur Slawi (SS) hadir dikediamannya memberikan tali asih yang dikumpulkan secara swadaya untuk cucunya yang berusia 3 tahun karena mengalami penyakit langka pada kulit tubuhnya sejak lahir

Sifa Nurjanah, putri pasangan dari Alip dan Resti menurut informasi mengalami kelainan pada kulit di hampir sekujur tubuh, entah penyakit apa yang diderita, kulitnya nampak tipis tidak seperti kulit manusia pada umumnya, Mirisnya lagi sejak usianya menginjak 3 (tiga) bulan, kedua orang tuanya berpisah dengan memilih jalan kehidupan masing masing tanpa ada rasa kepedulian terhadap sang buah hati yang sedang dilanda kepedihan

Namun, Sifa Nurjanah masih bersyukur memiliki Nenek dan Kakek yang tetap menyanyangi, meskipun sang kakek hanya sebagai nelayan biasa, tetapi rela ikhlas mengurus cucunya hingga kini berusia 3 (tiga ) tahun, memang tak dapat dibayangkan kala harus memberikan asupan gizi, belum lagi memeriksakan kesehatan sang cucunya yang masih bayi yang terus semakin timbuh besar dipangkuannya

Sebelumnya, hal ini diketahui saat Tim LSM Bina Pelangi dan Awak Media mendampingi  membantu permasalahan kepengurusan pembuatan sertifikatnya tanah miliknya yang tertunda selama dua tahun, Jaetun (55) tak pernah bercerita, tetapi usai mendampingi dan menjembatani pertemuan dengan Kepala Desa, Ia mengajaknya untuk sekedar mampir menikmati sajian teh sebagai ucapan terima kasihnya, Alhasil saat dirumah tersebut itulah Kami melihat penderitaan yang dialami Sifa Nurjanah

Atas kesepakatan, pihak keluarga memperbolehkan pengambilan poto, dan dari poto inilah yang akhirnya di share ke grup whataspp Sedulur Slawi (SS) sehingga esoknya Rudy Ketua LSM Benmas didampingi LSM Lindu Aji dan beberapa Awak Media mendatangi kediaman Jaetun memberikan Tali Asih hasil swadaya anggota Grup SS

Kini Sifa Nurjanah diusianya yang ke 3 tahun masih merasakan penderitaan yang hebat,  rasa gatal serta perih hingga membuatnya sulit buang air besar dan belum lagi bila terkena sinar matahari yang terkadang membuat kulit tipis menyelimuti tubuhnya mengelupas dan melepuh

” Sekarang jari tangan dan jari kakinya semakin merekat sehingga menyulitkan untuk berjalan dan Kami hanya bisa pasrah dan berdoa ” ujar Jaetun sedih sambil sesekali mengusap kepala sang cucu tersayangnya

Kendati demikian, Jaetun (55) tahun akhirnya merasa lega, pasalnya kehadiran para Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat dan Kepedulian Grup WhatsApp Sedulur Slawi dan Awak Media Kabupaten Tegal banyak memberikan pencerahan bagi tindak lanjut pengobatan Sifa Nurjanah agar dapat menikmati masa anak anaknya dengan sehat bersama anak anak seusianya  (Tim/ Foto dok Karmono)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *