Penumpang Kapal Ferry Menceburkan Diri Kelaut di Selat Bali

Persindonesia.com Jembrana – Seorang penumpang Rama Pratama Putra (17) tahun alamat KP. Cicurug, Rt/rw 012/003, Kelurahan/Desa Indramayu, Kecamatan Sukaratu, Tasikmalaya. Korban bersangkutan merupakan penumpang travel dari Tasikmalaya tujuan Gianyar. Nekad mengakhiri hidupnya dengan cara terjun ke laut dan hingga kini jenazah korban belum ditemukan, Kamis (29/7/2021) kisaran pukul 18.50 WITA.

Kapal KMP Dharma Ferry I, yang di Nahkodai Joko Prihatin membenarkan, saat melintas di perairan Selat Bali, Pelabuhan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, telah terjadi orang terjun ke laut, dari atas Kapal.

Penyaluran Bansos Terhadap Masyarakat Terdampak PPKM Darurat Maupun Covid-19 Di Kecamatan Medan Tembung

Belum diketahui motif korban melakukan hal tersebut, korban asal dari Tasikmalaya menunju Gianyar untuk berkerja berjualan gorengan.

Wahyu Setiawan selaku Mualim 3 KMP Dharma Ferry I menjelaskan, KMP Dharma Ferry I berangkat dari Ketapang pukul 18.15 wita menuju Pelabuhan Gilimanuk, penumpang tersebut menceburkan diri ke Laut sudah memasuki wilayah Pelabuhan Gilimanuk koordinat 08°08’938″S -114°25’689″E.

Ngopi Bareng Bersama Ketua MPC PP Bengkalis, Oyong Tanjung Jelaskan Tugas dan Fungsi B2P3

Moch. Mochlis menceritakan, bahwa penumpang tersebut sengaja melompat kelaut dari tangga Kapal. Sementara sopir travel Ujang Diwan Rhamadan (39) tahun yang masih ada hubungan keluarga mengatakan, bahwa yang bersangkutan akan pergi ke Gianyar untuk jualan Gorengan dengan pamannya, diterangkan pula bahwa korban tidak ada masalah keluarga.

“Dalam perjalanan melihat korban saat makan di Rumah Makan di Situbondo terlihat menyendiri dan tatapannya kosong,” ungkap Wayan Ardana 28 tahun asal Sidemen Karangasem.

DPC Hipakad Denpasar Gandeng Yayasan KERIS Bali, Perangi DC Berbau Preman dan Kekerasan

Sementara barang-barang milik korban yang tertinggal di dalam kendaraan travel berupa 1 pasang Sandal, 1 buah Tas pinggang warna hitam berisi dompet warna merah maron yang berisi uang 205.500, Hp merk Redmi dan 1 bh alat Charger, 1 lembar fotocopy kartu KK,1 bh kartu vaksin, 1 lembar Surat Rapid Antigen serta 1 lembar Surat Keterangan Jalan.

Hingga berita ini diturunkan korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian. (ed27)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *