Persindonesia.com Jembrana – Satgas Covid-19 Kabupaten Jembrana kembali melaksanakan Gebyar vaksin dan membidik Desa Air Kuning Kecamatan Jembrana. Diketahui Desa Air Kuning warganya sebelumnya beberapa menolak vaksin dikarekana termakan Hoak.
Hingga kemarin total warga Desa Air Kuning yang mengikuti vaksinasi sebanyak 2.670 dengan persentase sebanyak 75 persen baru tervaksin, sedangkan target yang ingin di capai sebanyak 3.697 orang.
Mirisss!!!!! Diduga Setengah Miliar Dipermainkan Oleh KSP Darma, Berikut Tanggapan Diskop Banyuwangi
Dari 75 persen warga yang sudah tervaksin sisnya kebanyakan menolak untuk di vaksin. Tim Vaksinator dari Puskesma terdekat berusaha terus meyakinkan warga, bahkan gebyar vaksin terus dilakukan, baik itu bertempat di Kantor Desa Air Kuning bahkan sampai kebanjar-banjar, dan hasilnya minim peserta yang datang.

Bahkan, dari pantauan awak media, tokoh masyarakat pun ikut memberi kabar hoak kepada warga, sehingga warga takut untuk vaksin. Terkait hal tersebut Ketua Satgas Covid-19 Jembrana yang merupakan Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi oleh Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Hasrifuddin Haruna dan Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa serta OPD Pemkab Jembrana langsung memantau gebyar vaksinasi tersebut.
Sepi Pembeli Karena PPKM, Hendy Borong Makanan Di Kedai Bambu
Menariknya, bahkan Bupati Tamba beserta Asisten II I Gusti Ngurah Sumber Wijaya. ikut menjemput warga yang menolak di vaksin, bahkan ada warga yang langsung minggat baru didatangi. Sementara Asisten III menjemput tokoh masyarakat yang menjadi kunci diduga penyebaran informasi tidak benar terkait vaksin kepada para warga.
Setelah dijemput oleh Asisten II, tokoh masyarakat tersebut sempat adu argumen dengan petugas kesehatan, dengan alasan takut divakson dikarenakan habis vaksin bisa menyebabkan meninggal. Setelah diberikan pemahaman terkait vaksinasi oleh Kadis Kesehatan Jembrana dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata beserta Asisten III, akhirnya tokoh masyarakat tersebut bersedia divaksin.
Kabupaten Jember Raih Predikat Kota Layak Anak Tingkat Madya
Dikarenakan warga sedikit yang mengikuti vaksin dan perebekelnya tidak tegas, Bupati Tamba sempat memberikan pemahaman akan pentingnya vaksinasi kepada Perebekel Air Kuning. “Saya inginkan di desa ini harus tuntas, agar daya tahan tubuh warga terjamin dan cepat situasi agar normal kembali,” ujarnya, Sabtu (31/7/2021)
Pihaknya memantau, perebekelnya, Babinsa serta Bhabinkamtibmas sudah jalan, pertanyaan apa warga disini kesadarannya kurang apa masih melaut. “Secara garis besar disini sudah bagus, bisa mencapai 75 persen, tapi kita mau terus ditingkatkan. Hari ini kita buka gebyar vaksin, magsudnya masyarakat biar sadar datang, makanya kita jemput kerumah-rumah hari ini,” terangnya.
Audiensi Bupati Jember Bersama Jajaran Pimpinan Bank Mega Syariah
Dirinya berpesan, untuk masyarakat jangan takut di vaksin, silahkan datang ke tempat vaksin yang sudah disediakan. “Sebelumnya sebanyak 22 orang meninggal belum tervaksin. Kita ketahui, fasilitas kami di RSU Negara serba kurang, jangan sampai positif covid dan memerlukan oksigen. Oksigennya terbatas sekali, dan juga ruang isolasi penuh. Kita lebih baik sehat, sehat itu vaksin,” tutup Tamba. (Sb)






