
Persindonesia.com Jembrana – Paskibraka Jembrana tahun 2021 dilatih dari tanggal 2 sampai 16 Agustus tahun 2021. Di bina oleh Dinas Dikpora, TNI AD kodim 1617 Jembrana dan PPI (Purna paskibraka Indonesia) kabupaten Jembrana. Dalam hal ini ada 1 orang di bina untuk ke provinsi Bali, Rabu (04/08/2021).
Masing-masing anggota paskibraka berjumlah 16 orang yang terdiri dari 8 perempuan dan 8 laki-laki. Terdiri dari masing-masing sekolah negeri se-Kabupaten Jembrana, diantara SMAN Pekutatan 1 laki-laki, SMAN 2 Mendoyo 3 orang terdiri 2 perempuan dan 1 laki-laki. SMAN 1 Mendoyo 2 oarang putra termasuk ke provinsi. SMAN 1 Negara terdiri 2 laki, 3 perempuan salah satu yang mewakili Bali di tingkat nasional. SMAN Negara 2 terdiri dari 4 putri dan 2 putra dan SMAN 1 Melaya 1 putra.
Satgas Covid-19 Kabupaten Belitung Bersama Koramil 414-01/Tanjungpandan Gelar Operasi Yustisi
Dispora Jembrana IB Eka Ariana membina paskibraka Jembrana tahun 2021 mengatakan, pembinaan mental dan fisik untuk menjadi pengibar bendera pusaka. Persiapan mental adalah melahirkan karakter yang tegas dan tanggap.
“Walau di masa pandemi Covid-19 paskibraka Jembrana tetap menjalankan pembinaan dengan pelatihan fisik, ideologi kebangsaan serta mental kebangsaan yang benar-benar harus dipahami semua peserta putra dan putri,” ungkapnya.
Tim Gabungan Satgas Covid-19 Kelapa Kampit Gelar Swab Acak
Kesulitan dan titik rawan adalah, lanjut Ariana, melatih mereka terkait kesulitan saat penurunan bendera, dimana bisa terjadi tali tiang bendera bisa terlilit, ini harus tepat dan berani anggota paskibraka bisa mengatasi dengan baik dan tepat dalam situasi apapun. Dan selama mereka semua berlatih di di bina tetap secara protokol kesehatan serta para paskibraka Jembrana sudah tervaksin baik ada yang di sekolah maupun di puskesmas di wilayahnya masing-masing.
Pelatih paskibraka Jembrana Kodim 1617 Wayan Budayasa selaku pelatih dan pembina mengatakan, dimulai dari latihan fisik dengan situasi pandemi seperti saat ini tentu sangat berbeda. “Dimana para anggota paskibraka harus mentaati secara protokol kesehatan, mengatur jarak, dan ini dilakukan secara tepat dan akurat saat melatih fisik,” ujarnya.
Warga Terdampak Covid-19 Terima Paket Sembako dari Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Membalong
Selain jumlah yang sangat terbatas, imbuh Budayasa, akan tetapi tidak mengendorkan semangat para anggota paskibraka yang terdiri 16 orang yang terdiri 8 putra dan 8 putri. Melatih secara fisik adalah faktor utama sebagai seorang paskibraka dan juga PBB (Pelatihan Baris Berbaris). Anggota paskibraka adalah pasukan yang diamanatkan untuk tugas kenegaraan.
Anggota paskibraka Budiasa Sumadi sekolah di SMAN 1 Mendoyo, siswa Kelas 2 merupakan perwakilan kabupaten untuk ke provinsi menuturkan, dirinya mempunyai cita-cita menjadi polisi. “Sangat bangga bisa ikut serta bergabung anggota paskibraka. Intinya mewakili sekolah juga bangga mewakili Kabupaten Jembrana,” ujarnya.
Bupati Mengeluh, Penyaluran Transportir Tidak Tepat Sasaran, Kwalitas Jelek Beras Dikembalikan
Ia melanjutkan, saya bangga dan bisa mengharumkan nama orangtua, serta mewakili sekolah juga sebagai wujud generasi muda yang bisa tampil di ajang pesta kenegaraan. Dan juga rasa bangga menjadi anak Indonesia. (ed27)






