Persindonesia.com Jembrana – Dalam upaya menuntaskan vaksinasi di kabupaten Jembrana, diharapkan mengharapkan peran satgas desa adat termasuk perebekel atau lurah itu sangat di perlukan, dalam upayakan bisa menuntaskan vaksinasi sisa vaksin, dalam upaya menuntaskan sisa sasaran dosis I. Diketahui yang belum tervaksin yang hampir berjumlah sebanyak 24 ribu orang
Hal tersebut diutarakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana dr. I Gusti Oka Parwata saat dikonfirmasi awak media. Ia juga mengatakan, perkembangan Covid-19 , sejak 2 minggu lalu sebenarnya sudah ada perkembangan grafik penurunan.
Kualitas Beras PKH di Nanga Pinoh Tak Layak dikonsumsi, Warga Kembalikan ke Kantor Pos
“Jadi data terkahir yang kita temukan hanya sebanyak 43 kasus positif keseluruhan di Kabupaten Jembrana. Kami sekarang fokus menangani bagaimana isoman-isoman yang masih tersisa ini bisa di evakusi ke Isolasi Terpusat (Isoter). “Kebetulan tempat isoter berbasis desa sebenarnya sudah mulai bisa di oprasionalkan,” jelasnya. Senin (16/8/2021)
Terkait dengan vaksin tahap ke III, lanjut Oka, untuk vaksinasi nakes Kabupaten Jembrana sudah dilakukan seminggu yang lalu. “Jadi hampir semua naskes sudah tervaksinasi. Sekarang ada sisa vaksin sebanyak 14 vial, dari total 1.750 dosis untuk menyasar nakes,” ucapnya.
Bupati Tamba Beri Kado Spesial Hut Kota Negara Aplikasi “Jah Melajah”
Apabila seluruh nakes sudah tervaksin dosis III dirinya akan memohon kepada provinsi untuk vaksin tahap ke III yang merupakan vaksin moderna untuk nakes swasta seperti dokter praktek swasta, klinik swasta dan sampai lab swasta.
“Mudah-mudahan vaksin, cukup nanti kita usulkan ke provinsi untuk bisa di vaksin dosis ke III. Mereka juga mengajukan permohonan agar bisa di vaksin dosis ke III ini. minggu ini kami target untuk vaksin dosis ke III selesai. (Sb)






