DENPASAR BALI – Gerakan kampanye protokol kesehatan melalui gerakan mobil masker oleh BNPB dan Pemprov Bali dilakukan guna kembali memberikan konjugasi kepada masyarakat, melihat trend data kasus positif yang mulai cendrung menurun serta kesembuhan yang kian meningkat diharapkan masyarakat tidak abai tetap teguh dan patuh dengan Prokes, menimang angka kematian masih sangat mengkhawatirkan, secara kumulatif mencapai dua ribu lebih atau 2,91% berbanding 4,3 juta jiwa penduduk Bali.
Pasien terkonfirmasi positif yang meninggal dunia terus bertambah. Bahkan telah mencapai 2.871 jiwa sejak kasus pertama ditemukan pada bulan Maret 2020.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Ketut Suarjaya menyebut, pasien meninggal 63 persen dengan penyakit penyerta (komorbid), sedangkan yang belum mengikuti vaksinasi sebesar 90 persen.
Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito bertandang ke Bali guna menggelar kampanye protokol kesehatan melalui program mobil masker.
“Tujuan dilaksanakan mobil masker, guna kontinyu memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tetap melaksanakan prokes salah satunya memakai masker, disertai pembagian masker. Hari ini ada 500 ribu masker yang kami bagikan ke masyarakat, totalnya ada satu juta masker,” kata Ganip.
Sementara Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan , “ini sangat fluktuatif, kita pernah berada di angka dua digit tapi kemudian melonjak hingga hampir 2000 kasus terkonfirmasi positif,” kata Wagub Bali di halaman Kantor Gubernur Bali, Kamis, 19 Agustus 2021.
Dalam waktu yang hampir bersamaan, warga Australia ditarik kembali ke negaranya. Mayoritas mereka tinggal di Bali selama pandemi berlangsung. Wagub mengatakan, puluhan warga asli Australia dan warga Indonesia yang juga memiliki status permanent residence di Australia, pulang ke negaranya, Rabu (18/8/2021) sore.
“Mereka sebelumnya berpikir bahwa pandemi tidak akan lama, padahal kalau dulu mau pulang juga bisa, dan sekarang mereka mendapatkan kesempatan pulang,” jelasnya.
Di tengah penurunan jumlah tambahan kasus harian terkonfirmasi positif Covid-19 dan juga meningkatnya angka kesembuhan, namun korban meninggal dunia juga masih tinggi akibat terpapar virus corona di Bali. Angka kematian tersebut sangat mengkhawatirkan, telah mencapai dua ribu lebih.
Pasien terkonfirmasi positif yang meninggal dunia terus bertambah. Bahkan telah mencapai 2.871 jiwa sejak kasus pertama ditemukan pada medio Maret 2020. Data Satgas Covid-19 Provinsi Bali per Rabu (18/8) mencatat, angka kematian telah mencapi 2,91 persen dari jumlah penduduk Bali sebanyak 4,3 juta jiwa.

Pelepasan secara simbolik acara mobil masker dilaksanakan di depan gedung Pemprov Bali.
(Tim).






