Bondowoso, Persindonesia – Mengikuti Pemberitaan Raibnya Sapi BUMdes di Desa Kalianyar mengundang banyak pihak terutama jurnalis yang tertarik untuk mengetahuinya.
Terbukti saat awak media mengunjungi rumah Kades hendak klarifikasi atas pemberitaan tersebut, disana berkumpul beberapa media yang juga turut klarifikasi kebenarannya.
Saat klarifikasi, Subangkit Anggota DPRD Bondowoso juga hadir untuk menjelaskan singkat dan Kepala Desa menjelaskan sesuai Informasi yang diberikan oleh Pengurus Bumdes yang bernama Fadli.

Untuk diketahui, dari hasil penjelasan bahwa Ketua Bumdes saat dijabat oleh Subangkit sudah disampaikan ke Camat dan Inspektorat, namun disaat regulasi turun tentang Pengurus Bumdes, seketika itu ditunjuk Ketua Bumdes baru, Samsul pengganti Ketua Bumdes sementara, Subangkit dan Perihal Penggemukan Sapi sebagai Aset Pengelolaan Bumdes yang bernilai kurang lebih 30 juta kini diperkirakan bernilai sudah mendekati seharga tiga sapi, kalau ditaksir harga pasaran maka meningkat sebesar 60 jutaan.
“Jadi berita itu tidak benar mas, untuk jelasnya lagi tanyakan ke Kades”, tutur Subangkit singkat (24/08)

Kades Eva menjelaskan,” Semua sesuai Regulasi dan petunjuk Camat serta diketahui oleh Inspektorat, dan Sapi tidak raib jadi berita tersebut tidaklah benar, bahkan pihak media tsb tiak pernah pernah lakukan konfirmasi ke desa, baik ke saya maupun ke pengurus BUMDes, entah informasi masukan darimana sehingga merilis berita yang tidak benar tersebut dan sudah saya jelaskan juga perihal ini ke Bapak Camat”, jelasnya. (24/08)
Berikut bukti yang ditunjukkan oleh Kades Eva kepada awak media berupa SK Struktur BUMDes dan Ternak yang dikelola BUMDes di Desa Kalianyar sebagai informasi tidak benarnya pemberitaan yang viral di medsos (AG/NS/RED)






