Persindonesia.com Jembrana – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Jembrana yang terjadi senin sore hingga malam (20/09/2021). Akibat tingginya intensitas curah hujan tersebut menyebabkan meluapnya beberapa sungai yang mengakibatkan terjadinya banjir di beberapa titik di wilayah Kabupaten Jembrana.
Air menggenangi beberapa pemukiman warga di Wilayah Kecamatan Mendoyo seperti Mendoyo Dauh Tukad, Desa Tegalcangkring, Desa Yehembang dan Desa Penyaringan. Banjir juga terjadi dibeberapa titik di wilayah Kecamatan Jembrana dan Negara.

Aktivitas Galian C Ilegal Harus ditertibkan
Selain mengakibatkan banjir tingginya curah hujan juga mengakibatkan terjadinya tanah longsor. Tanah longsor yang terjadi di Banjar Rangdu Desa Pohsanten menimpa salah satu rumah warga, kejadian serupa juga terjadi di Banjar Kemoning, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya yang menyebabkan tertimbunnya badan jalan.
Menyikapi adanya tingginya curah hujan yang mengakibatkan banjir dan tanah longsor tersebut, Babinsa Jajaran Kodim 1617 Jembrana terjun langsung ke wilayah desa binaannya masing masing untuk membantu warga yang terkena bencana.
SE Gubernur Bali Tentang Sistem Pembelajaran Selama PPKM Level 3, Ini Ketentuannya
Di masing masing desa binaannya para Babinsa juga terus melaksanakan pemantauan wilayah guna mengantisipasi adanya perkembangan situasi akibat tingginya intensitas hujan yang mungkin masih terjadi beberapa hari ke depan serta melaporkan perkembangan situasi kepada Dandim 1617 Jembrana, Selasa (21/09/2021).
Dandim 1617 Jembrana Letkol Inf Hasrifuddin Haruna, S.Sos mengakui bahwa beberapa hari ini terjadi curah hujan yang sangat tinggi yang mengakibatkan terjadinya banjir yang menggenangi pemukiman warga serta terjadinya tanah longsor. Untuk itu dirinya memerintahkan Koramil jajaran Kodim 1617 Jembrana beserta para Babinsa agar segera membantu warga yang terkena musibah bencana alam.
Diduga Edarkan Shabu Dikampungnya, IRT ini Diamankan Polsek Kampar Kiri Hilir
“Tingginya curah hujan saat ini kita harapkan masyarakat yang daerahnya rawan bencana banjir maupun tanah longsor agar lebih waspada, untuk itu para Babinsa pun sudah kita perintahkan untuk terus memantau perkembangan situasi guna langkah langkah antisipasi,” Pungkas Dandim Haruna.
Dalam kesempatan tersebut, para Babinsa tetap mengingatkan warga untuk tidak abai dan tetap patuh dengan Protkes di tengah Pandemi Covid, kita tidak boleh lengah oleh situasi apapun kata Babinsa kepada warga masyatakat.(Pendim/Red)






