Persindonesia.com,Tegal – Pria kelahiran 1989 asal Desa Dukuhtengah Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal ini memang berbeda dengan rekan sebayanya, kabar tentang adanya vaksinasi pun Ia dengar dari para tetangga dan kerabatnya
Dede (32) seorang Tuna Netra yang kini berprofesi sebagai Pemijat Tradisional dikediamannya mengaku mengetahui program vaksinasi dari warga sekitar dan pasien yang datang untuk melakukan pijat
Sebelumnya Ia merasa ragu akan melakukan vaksinasi, pasalnya banyak berkumandang hal hal yang menyedihkan sehingga niat untuk vaksin pun menjadi urung dilakukan
Namun, Meskipun Dirinya memiliki kekurangan Ia tak pernah bosan mengali keterangan, bahkan informasi tentang manfaat vaksin pun dikoreknya dari mbah google yang konon terkenal pintar segalanya
Tidak hanya itu, manfaat vaksinasi juga dikonsultasikan keberapa rekan rekannya yang memang telah melakukan vaksinasi hingga dua kali, hal ini agar kelompok Tuna Netra lainnya yang berada di Desanya mendapatkan vaksinasi
Alhasil dalam perjalanannya menggali informasi, Dede (32) memantapkan niatnya untuk melakukan vaksinasi dan mengajak rekan senasibnya sesama tuna netra untuk melakukan vaksinasi
Bahkan saat ditanyakan kemantapannya untuk vaksinasi, Dede menjelaskan dengan gamblang kepada kami hingga manfaat vaksin
” Kami sering berhadapan dengan orang lain, apalagi pasien urut jadinya kami harus memiliki kekebalan tubuh biar tidak mudah terkena virus covid-19 ” ujarnya
Beruntung, meskipun sosialisasi tentang vaksinasi jarang menyentuh komunitas tuna netra di pedesaan bukan menjadi halangan bagi mereka untuk mengorek keterangan dari berbagai sumber agar mendapatkan hak yang sama yakni vaksinasi (Red/CN)






