Korem 133/Nani Wartabone, Gerakan Serentak Program Pembinaan Lingkungan Hidup

Gorontalo, Persindonesia.com – Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 133/Nani Wartabone,
Brigjen TNI Amrin Ibrahim, S.I.P bersama Gubernur gorontalo, Drs. H. Rusli Habibie, M. AP, Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K, M.Si, M.M., Kabinda gorontalo, Suryono, wakil Bupati pohuwato, Hj. Suharsi Igrisa, S.IP., M. dan jajaran Forkopimda Provinsi Gorontalo, pada Selasa kemarin telah melaksanakan kegiatan pembinaan lingkungan hidup Korem 133/Nani Wartabone TA. 2021 terpusat di Desa Palopo, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo,
Rabu (17/11/2021).

Dalam kegiatan pembinaan lingkungan hidup, Korem 133/Nani Wartabone bekerjasama dengan pemerintah provinsi Gorontalo dan BPDASHL Bone Bolango serta pemerintah Kabupaten/Kota lainnya di provinsi Gorontalo dengan tema ( Bersinergi Dalam Menjaga dan Melestarikan Lingkungan ).

Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di 6 lokasi lainnya yang ada di Kabupaten/Kota di Provinsi Gorontalo,
yaitu di Kota Gorontalo yang dihadiri oleh Walikota gorontalo, H. Marten Taha, SE, M,EC.Dev, Dandim 1304/Gorontalo, Letkol Czi Donny Ardiwidha, M.Han dan unsur Forkopimda se-Kota Gorontalo yang dipusatkan di Taman Taruna Remaja.

Demikian pula di Kabupaten Gorontalo yang dihadiri oleh Bupati Gorontalo, Prof. Dr. Ir. Nelson Pomalingo, M. Pd, Mayor Inf Basrang, Pasi Komsos Siterrem 133/NW mewakili Danrem 133/Nani Wartabone serta para unsur Forkopimda dan kegiatan tersebut dipusatkan di area Patung Habibi desa Datahu, kecamatan Tibawa, kabupaten Gorontalo.

Untuk kabupaten Gorontalo utara (Gorut) dihadiri oleh, Kolonel Arh Osmar Silalahi, Kasiren Korem 133 mewakili Danrem 133/Nani Wartabone, Kadis LH mewakili bupati Gorut serta para unsur Forkopimda, tokoh Agama, tokoh masyarakat serta para Siswa pelajar SMA, kelompok Tani, Nelayan dan kelompok PKK. Kegiatan tersebut dipusatkan di desa Bolontio Barat, kecamatan Sumalata, kabupaten Gorut.

Sementara di kabupaten Boalemo dihadiri oleh, Kolonel Inf Rudi J. Runtuwene, Kasrem 133 mewakili Danrem 133/Nani Wartabone, Kadis LH Boalemo mewakili bupati Boalemo dan unsur Forkopimda, para Siswa Pramuka SMAN, kegiatan tersebut dipusatkan di desa Limbatihu, kecamatan Paguyaman Pantai, kabupaten Boalemo.

Untuk di kabupaten Bonebolango dihadiri oleh Hi. Hamim Pou, S. Kom, M.H. bupati Bonebolango, Letkol Inf Prabowo, Kasiops Kasrem 133, mewakili Danrem 133/Nani Wartabone dan unsur Forkopimda, kegiatan ini dipusatkan di Center Poin desa Moutong, kecamatan Tilongkabila kabupaten Bonebolango.

Kegiatan Pembinaan Lingkungan Hidup ini dihadiri juga oleh Ketua Tim Penggerak-PKK provinsi Gorontalo, anggota DPR RI Komisi 8, Dra. Hj. Idah Syahidah Rusli Habibie, M.H. Ketua Persit KCK Koorcab Rem 133 PD XIII/Merdeka, Ny. Surry Amrin, anggota Persit KCK Jajaran Koorcab Rem 133 PD XIII/Merdeka, tokoh Adat, tokoh Agama, tokoh masyarakat, kelompok PKK, kelompok Tani dan Nelayan, para Mahasiswa, Pelajar dan Pramuka di masing-masing Wilayah.

Danrem 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Amrin Ibrahim, S.I.P dalam sambutannya menyampaikan, Kegiatan penanaman bibit pohon ini menggunakan 2 jenis pohon, yaitu bibit Mangrove sebanyak 53.500 dan bibit pohon Tabebuya sebanyak 17.000 pohon di Wilayah provinsi Gorontalo.

Untuk jumlah keseluruhan penanaman bibit pohon Mangrove dan Tabebuya yang dilaksanakan di tujuh titik diantaranya bertempat di Desa Palopo kecamatan Marisa kabupaten Pohuwato 2.500 bibit Pohon Mangrove, di desa Limbatihu kecamatan Paguyaman Pantai kabupaten Boalemo 5000 bibit Pohon Mangrove, di desa Bulontio Barat kecamatan Sumalata kabupaten Gorontalo Utara 46.000 bibit pohon Mangrove, di Kotamadya Gorontalo disekitar lapangan Taruna Remaja 2.500 bibit pohon Tabebuya, di sekitar Patung Habibie Bandara Djalalludin kabupaten Gorontalo 2.500 bibit pohon Tabebuya, di sekitar Tugu Titik Nol (Center Point) Bone Bolango 2.000 bibit pohon Tabebuya dan di Makorem 133/Nani Wartabone 10.000 bibit pohon Tabebuya, meliputi (Kodim dan Koramil Jajaran Korem 133/Nani Wartabone).

Perlu diketahui pohon Mangrove berfungsi untuk membersihkan air dan membersihkan sampah di pinggir laut, meningkatkan observasi ekosistem serta mencegah bahaya banjir dan kekeringan.

“Kami ucapkan terimakasih kepada BPDASHL yang telah menyiapkan bibit pohon serta terima kasih kepada unsur Forkopimda provinsi Gorontalo yang sudah mendukung kegiatan ini,” terang Danrem 133/Nani Wartabone.

Kegiatan Pembinaan Lingkungan Hidup Korem 133/NW bertujuan untuk menjaga dan melestarikan lingkungan dengan cara menanam bibit mangrove untuk mencegah terjadinya bencana yang akan terjadi.

Pada kesempatan yang sama Gubernur gorontalo
Drs. H. Rusli Habibie, M. AP, mengatakan isu lingkungan di Gorontalo masih jauh dari perhatian pemerintah dan kesadaran masyarakat. Selain hutan yang gundul akibat penebangan liar, masalah izin tambak ikan dengan mengorbankan ratusan hektar lahan mangrove harus segera dihentikan.

Drs. H. Rusli Habibie, M. AP, juga mengingatkan kepada warga untuk melestarikan lingkungan untuk generasi masa depan. Berbagai musibah dan bencana alam yang terjadi akhir akhir ini tidak terlepas dari ulah manusia yang merusak dengan penebangan liar dan pertambangan liar.

Pihaknya berharap aksi tanam mangrove yang dilaksanakan oleh Korem 133/NW bekerjasama dengan BPDASHL Bone Bolango itu dapat terus dijaga hingga tumbuh subur. Dalam banyak kasus, katanya, penanaman pohon semacam ini hanya berakhir pada acara seremonial. “Jadi di sini yang penting adalah kelanjutan dari menanam. Kita tanam 53.500 syukur syukur yang hidup ada 3.000,” harapannya.

Kegiatan Pembinaan Lingkungan Hidup Korem 133/Nani Wt tersebut juga di rangkaikan dengan kegiatan pelepasan 5 ekor Burung Maleo oleh Danrem 133/Nani Wartabone bersama para unsur Forkopimda provinsi Gorontalo, Burung Endemik Sulawesi itu diketahui hidup di Cagar Alam Panua, Pohuwato dan di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone di Kabupaten Bone Bolango.

( ABM )rilis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *