Bondowoso, Persindonesia – Membaca dari rilisan salah satu media online (21/06) terkait Sejumlah tenaga honorer non kategori guru tidak tetap (GTT/PTT) di Bondowoso mengadukan optimalisasi honor yang disampaikan langsung ke Komisi IV DPRD setempat pada Senin (21/06) ditanggapi dengan apresiasi tinggi oleh Ketua JPKP Nasional Bondowoso, Mohammad Agam Hafidiyanto, SH.

Dari rilis berita tersebut, bahwasanya Sahlawi Zain mengaku akan berupaya agar ada surat edaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bondowoso untuk mendorong kepala sekolah mengambil opsi maksimal dana BOS untuk pembiayaan honor guru honorer.
“Selain dana BOS kita dorong ada agar ada insentif daerah nanti,” pungkasnya
Upaya yang dilakukan oleh Sahlawi, menurut Agam merupakan inisiasi sebuah perjuangan seorang wakil rakyat yang peduli dengan nasib para guru honorer yang patut di apresiasi dan di acungi jempol.
“Semoga, buah perjuangan beliau mendapatkan ridha Allah dan dimudahkan urusannya, dan saya sangat apresiasi dalam upaya beliau memperjuangkan nasib para guru honorer di Bondowoso”, tutur Agam. (21/06)
ditambahkannya,” Saya juga yakin dan berharap, Semoga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ibu Haeriyah akan mendukung upaya beliau tersebut untuk pengoptimalan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk para guru honorer di Bondowoso”. (TIM)






