BONDOWOSO, Persindonesia.com – Wujud nyata kedekatan dan kemitraan strategis antara kepolisian dan insan pers kembali ditunjukkan jajaran Polres Bondowoso. Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi ke sejumlah kantor perwakilan organisasi media di wilayah Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, didampingi langsung oleh Wakapolres Bondowoso, Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., serta para Pejabat utama di Polres Bondowoso.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, rombongan Kapolres mengunjungi sekretariat dan kantor pengurus organisasi pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bondowoso, Asosiasi Jurnalis Independen Bondowoso (AJIB), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bondowoso, dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bondowoso. Kedatangan pimpinan kepolisian ini disambut antusias oleh para ketua, pengurus, dan anggota masing-masing organisasi.
Di hadapan para awak media, Kapolres AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo menyampaikan pernyataan yang mengandung makna mendalam dan visi yang kuat mengenai hubungan antara Polri dan media massa.
“Bagi saya, Polri dan awak media ibarat dua sisi mata uang yang berbeda, namun tidak bisa dipisahkan. Kami bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, sedangkan Bapak/Ibu sekalian bertugas menjaga penerangan informasi dan kebenaran di tengah masyarakat. Tanpa sinergi yang kuat, keduanya tidak akan bisa berjalan maksimal. Silaturahmi ini bukan sekedar kunjungan seremonial, melainkan jembatan hati agar kita saling paham, saling dukung, dan sama-sama bekerja demi Bondowoso yang aman, damai, dan maju. Ingat satu hal: Polri ada dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Jadi, jarak antara kami dan masyarakat termasuk rekan-rekan media tidak boleh ada. Kami keluarga besar yang sama-sama menjaga daerah ini,” tegas Kapolres Aryo dalam sambutannya yang mendapat sambutan tepuk tangan meriah.
Dalam penjelasannya, Kapolres menekankan bahwa makna silaturahmi yang dilakukan ini jauh melampaui sekadar pertemuan rutin. Silaturahmi, menurutnya, adalah budaya luhur bangsa Indonesia yang bermakna menyambung tali persaudaraan, menghapus jarak, serta menyatukan visi dan misi.
“Silaturahmi artinya menyambung yang putus dan mendekatkan yang jauh. Selama ini mungkin ada pandangan bahwa kepolisian itu kaku atau berjarak. Di bawah kepemimpinan saya, saya ingin mengubah itu semua. Polisi harus hadir, harus dekat, dan harus dikenal. Dengan bersilaturahmi ke tempat rekan-rekan media, saya ingin menyampaikan bahwa pintu Polres Bondowoso selalu terbuka lebar. Begitu pun hati kami, selalu siap mendengar masukan, kritik, maupun saran yang membangun dari rekan-rekan sekalian,” jelasnya.
Lebih jauh, ia memandang awak media sebagai mitra strategis utama. Media memiliki peran besar dalam membentuk persepsi masyarakat, menyebarkan informasi yang benar, dan meredam isu yang dapat memecah belah. Oleh karena itu, kedekatan emosional sangat diperlukan agar setiap informasi yang disampaikan kepada publik adalah fakta yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.
Selama kegiatan berlangsung, terlihat jelas betapa akrab dan lepasnya interaksi AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo dengan para wartawan. Beliau tidak berbicara layaknya seorang atasan kepada bawahan, melainkan layaknya seorang sahabat atau saudara yang sedang berbincang santai namun berbobot.
Sering kali terselip canda dan tawa di sela-sela pembicaraan. Kapolres berkeliling menyapa satu per satu awak media yang hadir, bersalaman dengan senyum tulus, dan mendengarkan langsung aspirasi maupun kendala yang disampaikan para jurnalis saat bertugas di lapangan. Beliau juga berjanji akan terus meningkatkan pelayanan informasi publik dan memastikan bahwa setiap kegiatan kepolisian dapat diketahui masyarakat luas melalui liputan pers.
Gaya kepemimpinan yang ramah, rendah hati, namun tegas dan berwibawa ini membuat sosok Kapolres Aryo dikenal luas sebagai pemimpin yang benar-benar “turun ke bawah”. Beliau dikenal tidak segan-segan berbaur dengan elemen masyarakat manapun, mulai dari petani, pedagang, pemuda, hingga insan pers, menunjukkan bahwa Kapolres adalah milik seluruh warga Bondowoso.
Langkah strategis yang diambil AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo ini mendapatkan apresiasi tinggi dari berbagai kalangan, khususnya para pimpinan organisasi media. Ketua PWI Bondowoso, dalam sambutan jawabnya, menyebut kedatangan Kapolres dan jajarannya sebagai sebuah kehormatan sekaligus bukti keseriusan Polri dalam membangun komunikasi dua arah yang sehat.
Banyak pihak menilai Kapolres Bondowoso saat ini adalah sosok pemimpin yang visioner, luwes, dan sangat memahami dinamika sosial masyarakat. Di tengah kompleksitas tantangan keamanan dan informasi saat ini, kehadiran pemimpin yang mampu menjembatani kepentingan institusi dengan kebutuhan publik menjadi sangat berharga.
Beliau tidak hanya fokus pada penegakan hukum semata, tetapi juga sangat peduli pada aspek komunikasi, pembinaan, dan pemahaman bersama. Pendekatan humanis yang diterapkan AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo terbukti ampuh menciptakan suasana kondusif, di mana Polri dan media tidak lagi dipandang sebagai dua pihak yang berbeda kepentingan, melainkan satu tim yang sama-sama berjuang menjaga kedaulatan informasi dan ketertiban umum.
Kepemimpinan yang penuh semangat, penuh inovasi, dan selalu mengedepankan kedekatan dengan rakyat ini menjadikan AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo sebagai salah satu Kapolres yang paling disayangi dan dihormati oleh masyarakat Bondowoso. Kehadirannya membawa angin segar, meyakinkan publik bahwa keamanan dan kedamaian di Kabupaten Bondowoso berada di tangan pemimpin yang berkompeten, berintegritas, dan berhati rakyat.
Rangkaian kunjungan kerja ini ditutup dengan sesi foto bersama dan doa bersama agar sinergitas yang terjalin terus kokoh, langgeng, dan membawa manfaat besar bagi kemajuan Kabupaten Bondowoso ke depannya.
(Gafor)






