Persindonesia.com Jembrana – Seorang terduga pelaku begal bernama Heri Kiswanto 35 tahun asal Jawa yang beraksi di wilayah Melaya berhasil diringkus di Gilimanuk, Jembrana. pelaku diduga melakukan begal sekira pukul 02.00 wita di salah satu warung di Desa Tuwed, Kecamatan Melaya. Dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario berwarna merah nopol AG 2199 RBZ, terduga pelaku diketahui membawa senjata tajan (cerurit)
Atas laporan tersebut polres Jembrana melaporkan kepada Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk. Akhirnya anggota Polsek Gilimanuk berhasil menangkap diduga pelaku begal tersebut saat hendak memasuki kawasan Pelabuhan Gilimanuk dengan tujuan keluar Pulau Bali.
Layanan 110 Hadir di Jembrana, Polisi Respon Cepat Laporan Darurat
Saat dikonfirmasi, Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto menegaskan jajaran kepolisian di wilayahnya terus berupaya menjaga keamanan dan menindak tegas pelaku kejahatan. Ia telah memberikan instruksi kepada seluruh Kapolsek, termasuk Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, untuk melakukan pemeriksaan selektif prioritas terhadap setiap kendaraan yang melintas di pos-pos pemeriksaan, baik di pintu keluar maupun masuk Bali.
“Setiap informasi tentang tindak kriminal yang beredar, terutama dari media sosial, harus ditindaklanjuti dengan cepat. Ini sebagai bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan,” ujarnya, Jumat (14/3/2025).
Saksi Kunci Kematian Warga Jembrana Ditemukan Tewas Gantung Diri di Banyuwangi
Menurut sumber kepolisian, pelaku begal yang telah meresahkan warga Melaya ini berhasil ditangkap saat hendak meninggalkan Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk. “Gerak-geriknya yang mencurigakan menjadi perhatian petugas pemeriksa di pintu keluar Bali. Saat diperiksa lebih lanjut, ditemukan barang bukti yang mengarah pada dugaan keterlibatannya dalam aksi pembegalan di Melaya,” terangnya.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk Kompol I Komang Muliyadi menambahkan, pihaknya selalu memperketat pengawasan di wilayah perbatasan sebagai langkah pencegahan terhadap pelaku kejahatan yang berusaha melarikan diri. “Kami berkomitmen untuk selalu waspada dan selektif dalam pemeriksaan di pos penjagaan. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh anggota yang bertugas dengan penuh dedikasi,” ungkapnya. Ts






