BONDOWOSO, Persindonesia – Kejahatan akun swap whatsapp adalah pengambilalihan akun wa korban oleh pelaku kejahatan. Akibatnya, akun wa yang kemudian aktif dan berlaku adalah milik pelaku dengan menggunakan nama korban, bukan lagi akun wa korban.
Bagaimana Penipuan Akun Swap Terjadi?
Swap Akun Wa merupakan modus penipuan dengan mengambil alih nomor akun seseorang oleh pelaku kejahatan dan dijadikan sebagai sarana untuk disalahgunakan mengatasnamakan korban dengan berkedok yang merugikan korban.

Selasa siang kemaren, (12/01/21) Mohammad Agam warga Bondowoso menjadi korban pencurian akun no whatsappnya yang tiba tiba berpindah kendali dan diambil alih oleh OTK (Red: Orang Tidak Kenal).
Kronologis yang diterima awak media, saat sedang chat via whatsappnya bersama rekan – rekannya di kantor, Agam tiba – tiba mendapatkan pesan resmi whatsapp yang berisi kode – kode, namun diabaikan lalu beberapa menit kemudian ada telp masuk bernomor +1 semacam operator dan saat diangkat hanya pemberitauan kode kode yang berbeda nomornya dengan kode yang ada di pesan, setelah di tutup tiba tiba saat melanjutkan chat di wa, tiba tiba aplikasi menutup secara otomatis dan saat dibuka lagi sudah tidak bisa masuk ke akun dan muncul pesan nomor anda telah didaftarkaan beberapa menit yang lalu
“Secara singkat, itu yang saya ceritakan kronologisnya, dan segera saya ambil tindakan mengumumkan bahwa no wa saya agar untuk segera di blokir karena telah dibajak, takut disalahgunakan mas” , ” Dan benar feeling saya, akhirnya salah satu rekan saya yang mencoba kontak akun wa tersebut, si oknum pencuri akun mulai membalas, mencoba menipu dengan menggunakan nama saya berkedok pinjam uang” ujar Agam
“Bahkan, sudah ada beberapa teman yang menerima pesan ” Pinjam Uang” , ya untungnya tidak ada korban, karena sebelumnya sudah saya informasikan nomor akun whatsapp saya yang telah dibajak ke seluruh rekan rekan saya yang ada di kontak ponsel saya” sahut Agam
Awak media menanyakan tindakan yang akan diambil oleh Agam selaku Ketua JPKPN atas pencurian akun, apalagi diketahui Akun Whatsapp tersebut bersifat Bisnis, ” Jelas hari ini saya akan ke Grapari dan Ke Polres, untuk melaporkan masalah ini, apalagi saya sudah mendapatkan satu nama dan nomer rekening yang akan saya laporkan dan meminta ke pihak bank untuk memblokir nomor rekening tersebut karena digunakan untuk menjalankan penipuan berkedok meminjam uang” ungkap Agam menjelaskan. (13/01/21)
Peristiwa Pencurian Akun yang tiba tiba itu juga dketahui rekan rekan Agam, saat bersama sama di Kantor selasa lalu. (Nusul)






