Bali | Media persindonesia.com – Aliansi Pelaku Pariwisata Marginal Bali (APPMB) memohon kepada Kemenparekraf yang dipimpinan Menteri Sandiaga Uno untuk membuka distinasi pariwisata alam terbuka.

Permohonan tersebut mengacu kepada penyesuain kondisi Pandemi /PPKM, sekaligus upaya untuk menghidupkan kembali pariwisata yang mati suri dan perekonomian Bali yang sangat terpuruk.
Bunyi permohonan sebagai berikut :
Kami ALIANSI PELAKU PARIWISATA MARGINAL BALI (APPMB) memohon sbb:
SEGERA BUKA DESTINASI ALAM TERBUKA Seperti PANTAI, TREKKING, HI-KING (NATURE, AGRO WISATA & ECOWISATA) AGAR KAMI BISA BERNAFAS:
1. BEDAKAN TREATMEN PPKML4 DI KAWASAN DESTINASI WISATA dng NON DESTINASI terutama JAM BUKA dilonggarkan sampai pukul 23.00. Dine in max 50%. dg PROKES INOVATIF plus FAKTA INTEGRITAS bagi pelaku usaha.
2. BANDARA untuk PPLN ditambah dg BANDARA NGURAH RAI,
3. FCC DIPERLUAS ONE ISLAND ONE MANAGEMENT ( jangan hanya SANUR, NUSADUA , UBUD) krn ke3 Destinasi itu adalah Dominan akomodasi, sementara pariwisata bukan hanya akomodasi, di BALI pariwisata dg derivatifnya telah mengimpac semua sektor tanpa kecuali. Jadi DESTINASI DI BALI itu beragam mulai dari akomodasi, kulinery, transportasi, Komunikasi (PR) atraksi, exsibisi, konvensi, distribusi, hingga petani /balinese rural live yg berproduksi, mempertahankan budaya dan merawat alam. Itulah pariwisata Bali.
5. Stimulus untuk INDUSTRI PARIWISATA menyeluruh pada Pengelola berbagai destinasi (banyak destinasi dikelola oleh desa adat) hingga kaum MARGINAL PARIWISATA.
6. Persoalan Covid yg fluktuatif memang membutuhkan kewaspadaan tinggi, akan tetapi bukan berarti kita diajak Wait & see justru dlm persoalan ini kita harus terobos dlm miniatur (pilot projec ) percontohan destinasi yg di buka, seperti Phuket, juga spt Piala eropa, olympiade tokyo & Para olympic Tokyo. Kita harus berani (mencoba) dari pada menunggu ketidak pastian.
7. Buat langkah2 pembukaan destinasi berbasis payung hukum/legal standing yg terencana dan bertahap. Bukanya harapan harapan seperti yg lalu lalu.. hal ini untuk memudahkan industri merencanakan persiapan, maintenance, hingga advance booking.
8. Pengumuman perpanjangan PPKM selalu Lasminute sepertinya hal ini membuat industri pariwisata sulit untuk kepastian berencana padahal secara normatif kawasan destinasi premium di bali (Kawasan SAMIGITA) sudah:
A. Vaccine di atas 95%
B. Sertificasi CHSE
C. Veryfikasi PROKES oleh team Disparda
D. PROKES inovatif telah disiapkan oleh dimasing2 pelaku usaha
INTINYA PELAKU USAHA PARIWISATA BALI sudah sangat SIAP untuk BUKA. Tinggal menunggu keberanian pemerintah (kemenparekraf), minimal MELONGGARKAN JAM BUKA hingga pukul 23.00 (khusus di destinasi wisata) bukanya closed jam 20.00 dimana seperti rutinya justru jam 20.00 aktifitas destinasi kerakyatan baru start. Juga kelonggaran DINE IN maks 50%. bahwa jika destinasi dilongggarkan buka hingga pk 23.00 disitulah ekonomi mulai bergerak..karena meskipun Industri tutup di atas jam 21.00 masih ada karyawan yg kerja min security, engeenering, (taruh saja 1 kelurahan spt Legian dg jumlah Hotel, restaurant dan pelaku usaha ikutanya ada 2.225.. berarti minimal ada 2 orang yg bekerja di malam hari yg butuh makan minum (2org x 2225 = 4.450 org butuh makan minum di atas jam 21.00 )yg sesungguhnya merupaka potensi ekonomi bagi masyarakat setempat untuk bisa buka lapak nasi jinggo, makan minum hingga pk 23.00. Sehingga ekonomi bergeliat. Daripada saat ini mati total. Tks p. Menteri.. kapan2 kalau ke BALI ayo ketemu kami ALIANSI PELAKU PARIWISATA MARGINAL BALI. (Ketua PUSPA NEGARA, sekretaris DEKRON MARDIKA) untuk masukan yg lebih menyentuh kerakyatan ketimbang organisasi EXCLUSIVE seperti PHRI, BPBD, GAHAWISRI, PUTRI, PAWIBA, ASITA, BPW, GIPI, HPI, IGMH, dll. Kami adalah organisasi marginal pariwisata kerakyatan non exclusive.. ajaklah kami.. dan kamilah yg relatif tahu kondisi di grassroot tt pariwisata bali dlm persfective Tricle down efect dan Realita terbawah.


Permohonan ditujukan kepada :
Yth. BPK SANDIAGA UNO. KEMENPAREKRAF.
Cc. GUBERNUR BALI
Cc. KADISPARDA BALI
Cc. SATGAS COVID PROV BALI
Ttd :
KETUA APPMB
WAYAN. PUSPA NEGARA,SP.,MSI.
SEKRETARIS
WAYAN DEKRON MARDIKA
HP. 081337573666
(Tim Redaksi)






