Persindonesia.com Jembrana – Bunuh diri dengan cara gantung diri menjadi tran untuk mengakhiri hidup di Kabupaten Jembrana, tidak hanya orang dewasa, parahnya sudah merambah anak-anak yang masih sekolah, hal tersebut tentu menjadi kekhawatiran bagi para orang tua.
Dengan adanya kasus bunuh diri dengan cara gantung diri pada salah satu anak perempuan yang masih duduk di kelas 2 disalah satu SMP di Jembrana, Kadis Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Jembrana I Gusti Putu Anom Saputra Anom Saputra mengatakan, pihaknya akan terus sering memberikan pemahaman-pemahaman terkait perkembangan IPTEK dan lain-lain.
Bejat…! Seorang Ayah Cabuli Anak Sendiri
“Kita harus menelusuri dahulu apakah dipengaruhi stres oleh masalah keluarga atau lainnya, itu yang kita telusuri terlebih dahulu. nanti setidaknya dengan keadaan seperti ini tetap kita minta kepada guru-gurunya untuk memberikan pembekalan-pembekalan berkaitan dengan karakter mental,” terangnya. Jumat (27/10/2023)
Menurutnya, karakter mental ini sebenarnya yang perlu diisi kepada anak-anak. Dalam kurikulum Pancasila yang sudah diberlakukan, salah satunya adalah pembentukan karakter pelajar pancasila. “Dengan adanya kejadian ini kami akan kumpulkan para guru yang ada di Kabupaten Jembrana, hal tersebut untuk mengantisipasi hal-hal seperti itu,” terangnya. Sur






