Berawal Dari Pinjaman KUR, Jro Mangku Darsana Kini Sukses Jadi Agen BRILink

Persindonesia.Com,Bangli -Sebuah warung yang juga menjadi konter HP di pinggir Jalan Raya Kintamani–Catur, wilayah Desa Belantih, Kecamatan Kintamani, Bangli, kini bertransformasi menjadi pusat layanan keuangan masyarakat. Di tempat itulah Jro Mangku Darsana, agen BRILink Omes Cell, melayani ribuan transaksi warga setiap bulannya.

Sekitar lima tahun menjalani peran sebagai agen BRILink, Jro Mangku Darsana mengakui perjalanannya dimulai dari keraguan. Menurutnya, tawaran menjadi agen Laku Pandai datang dari pegawai BRI, berawal dari statusnya sebagai nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk warung yang juga konter HP yang dikelolanya.

Baca Juga : Sinergi Intensifikasi dan Loyalitas Agen BRILink, BRI Kalideres Dorong Kemajuan Bersama

“Dulu saya takut, karena merasa gagap menggunakan teknologi. Saya benar-benar tidak mengerti dunia digital,” tutur Mangku Darsana.

Kemudian, dorongan dari teman-teman akhirnya menguatkan niatnya. “Selain itu juga melihat peluang karena lokasi usahanya berada di pinggir jalan raya yang strategis, ditambah lagi keberadaan agen BRILink di sekitar Desa Belantih masih sangat terbatas”, sambungnya.

Kata Mangku Darsana, adapun keunggulan lain menjadi agen BRILink yakni, tidak memerlukan tempat maupun tenaga khusus. Layanan tersebut bisa berjalan beriringan dengan warung dan konter HP miliknya, sehingga bisa sambil menjaga warung.

Diawal mulai hanya melayani setoran, mengingat keterbatasan modal membuatnya belum berani membuka layanan penarikan tunai dan lainnya. Namun setelah sekitar satu tahun berjalan, usahanya mulai menunjukkan performa yang baik. Ia pun memberanikan diri menambah layanan.

“Sekarang layanannya sudah lengkap, setoran , tarik tunai, bayar cicilan, top up, lengkap,” kata Mangku Darsana.

BRILink pun menjadi sumber penghidupan utama keluarganya. Dari usaha tersebut, ia mampu membiayai pendidikan tiga anaknya hingga perguruan tinggi. “Anak-anak bisa sekolah berkat BRILink. Luar biasa manfaatnya,” sebut pria 48 tahun ini.

Kesuksesan itu kemudian ia tularkan kepada dua anaknya. Keduanya kini membuka warung sekaligus menjadi agen BRILink di jalur yang sama, hanya berbeda jarak sekitar satu hingga dua kilometer. Saat ini, jumlah transaksi di Agen BRILink Omes Cell mencapai rata-rata sekitar 2.000 transaksi per bulan.

Warga memanfaatkan layanan tersebut karena biaya yang terjangkau dan pelayanan yang cepat. Untuk penarikan tunai Rp1 juta, misalnya, nasabah hanya dikenakan biaya Rp5 ribu. Pelayanan tanpa antre juga menjadi perhatian utama.

Baca Juga : BRI Peduli Berikan Bantuan Ketiga Untuk Korban Erupsi Semeru Di Lumajang

Muhammad Fatchurrahman selaku Branch Office Head BRI Bangli mengapresiasi BRILink Omes Cell atas pencapaian yang telah diraih. Pihaknya berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi agen BRILink lainnya, sekaligus memotivasi masyarakat yang ingin berwirausaha seperti Mangku Darsana selaku owner Omes Cell.

Mangku Darsana berupaya memberi kenyamanan sehingga warga memilih BRILink dibandingkan harus ke ATM atau bank, meski jaraknya tidak terlalu jauh karena masih berada di jalur yang sama. BRILink Omes Cell biasanya buka sejak pukul 06.30 Wita hingga pukul 20.00 Wita.

Pihak BRI, juga akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik bagi yang baru belajar berusaha maupun yang ingin mengembangkan usahanya. “Kami siap melayani Anda, seperti logo BRI, Satu Bank untuk Semua,” ucapnya (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *