Bersama Wabup Ipat, Bupati Tamba Kembali Bagikan Babi Ke Desa Adat

Peraindonesia.com Jembrana – Masih dalam suasana satu tahun kepemimpinan Tamba-Ipat di Bumi Mekepung serta menyambut hari raya Nyepi, Bupati I Nengah Tamba bersama Wabup IGN Patriana Krisna (Ipat) kembali melaksanakan pembagian seekor Babi ke Desa Adat se-Kecamatan Mendoyo dan se-Kecamatan Pekutatan. Dengan jumlah keseluruhan sebanyak 32 ekor babi untuk di kecamatan Mendoyo dan Pekutatan.

Seperti kita ketahui bahwa program yang dirancang oleh Bupati Tamba bersama Wabup Ipat ini merupakan Program yang pertama kali ada di provinsi Bali. Tentunya hal seperti ini mendapatkan banyak sorotan positif dari berbagai kalangan dan akan dijadikan program yang berkelanjutan guna mensejahterakan masyarakat.

Setahun Menjabat, Tamba Ipat Bertemu 2 Pimpinan MPR, 2 Menko dan 6 Menteri, Ini Hasilnya

“Program ini sudah kami pikirkan jauh-jauh hari, kami memastikan program itu akan berlangsung secara berkelanjutan, dan terus lakukan setiap jelang hari raya Nyepi, Astungkara kedepannya bisa lebih dan program kami ini bisa mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan bahagia,”ucap Bupati Tamba yang di dampingi Wabup Ipat, Minggu (27/2) di Kecamatan Mendoyo.

Lebih lanjut, Bupati Tamba mengatakan pihaknya juga telah melakukan kerja keras ditengah situasi pandemi Covid-19 saat ini. “Saya bersama Bapak Wakil dan jajaran Pemkab selalu kerja keras di tengah pandemi saat ini, tujuannya hanya untuk mensejahterakan masyarakat, Tanpa doa restu masyarakat dan tentunya dukungan dari para Bendesa-Bendesa kita ini dan masyarakat juga rasanya akan kurang. Jadi mohon doa restunya,” ujarnya.

Penegakkan Disiplin Protkes Covid-19 Diwilayah Kabupaten Jembrana Tidak Akan Dikendorkan, Sinergitas Aparat Gabungan Miliki Peran Utama

Ia menuturkan, Begitu pihaknya menjabat jadi Bupati dan Wakil Bupati ia mendengar aspirasi dari umat hindu, bhawa umat/Krama Hindu juga ingin dibantu seperti saudara kita yang merayakan Idul Adha. “Mendengar aspirasi (Komen) itu, saya menanggapi dengan serius, artinya sedikit kita sisakan APBD kita untuk mengisi daripada apa yang menjadi kewajiban kita untuk membantu meringankan krama hindu jelang hari raya penyepian,” ungkapnya.

Bersama Wabup Ipat, Bupati Tamba juga mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi tahun baru saka 1944 untuk umat Hindu se-Dharma. “Saya bersama pak Ipat mengucap selamat hari penyepian untuk umat se dharma dan khususnya umat hindu di Kabupaten Jembrana. Dan kita harus tetap bisa kondusif. Penyepian ini Kita harus Mulat sarire,” tutupnya. (sb/ed27)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *