Bangli,PersIndonesia.Com- Empat (4) pekerja proyek pembangunan Coffee Shop Paperhills, Penelokan, Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli tertimbun material longsoran warung kiu kiu setinggi 10 meter dan lebar 15 meter saat berada di bawah tebing, Sabtu (7/9/2024).
Kapolsek Kintamani, Kompol I Nengah Sukerena saat dikonfirmasi mengatakan kejadian naas tersebut terjadi pada puku 11.00 Wita, saat pekerja bangunan sedang bekerja di bawah tebing lokasi bangunan Paperhills tiba-tiba tebing tanah setinggi sekitar 10 m milik warung kiu kiu longsor dan menimbun 4 orang pekerja bagunan.
Baca Juga :Â Catat! Ini Himbauan BPBD Klungkung Pasca Bali di Guncang Gempabumi M 4,9
Dan setelah menerima laporan dari masyarakat tentang kejadian tersebut pihaknya langsung menerjunkan personil ke lokasi kejadian untuk melakukan upaya evakuasi korban.
“Dalam evakuasi kami bersinergi dengan BPBD Bangli, Babinsa, petugas Kesehatan dan masyarakat setempat untuk selanjutnya kami melaksanakan olah TKP”, ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, Adapun 4 pekerja proyek asal Jawa Tengah (Jateng) yang tertimbun material longsoran berupa tanah dan beton, yakni Muh Rifai, Budi Prayitno, Akirono dan Dika.
Dari upaya evakuasi terhadap 4 pekerja proyek yang tertimbun longsoran material, 3 orang berhasil diselamatkan sementara 1 orang meninggal dunia.
“Pekerja proyek benama Dika dinyatakan meninggal dunia dan dibawa ke RSUD Bangli selanjutnya dipulangkan ke tempat asalnya”, terang Kapolsek.
Sementara itu, Kabid Kedaruratan BPBD Bangli, Agus Astapa mengatakan setelah menerima informasi kejadian longsor tersebut Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bangli bergerak ke lokasi kejadian dengan mengunakan armada dan membawa alat sekop dan kantong jenazah.
Selanjutnya TRC bersama TNI, Polri dan masyarakat serta Dinas Kesehatan berjibaku melakukan upaya penanganan. Dalam upaya penanganan dari 4 pekerja, 3 orang berhasil diselamatkan dan 1 orang dinyatakan meninggal dunia.
“3 orang mengalami luka luka dan telah ditangani oleh Puskesmas Kintamani. 1 orang bernama Andika Aji Pratama meninggal. Dan rencananya atas permintaan keluarga akan langsung dibawa ke Jawa”, ujarnya.
Baca Juga :Â Polda Bali dan Pemprov Bali Perkuat Sinergitas, Sukseskan Pilkada Serentak 2024
Terkait penyebab terjadinya longsor, ia mengatakan kemungkinan akibat kelabilan tebing yang sedang dikerjakan.
“Untuk itu, masyarakat diharapkan agar selalu waspada dan upayakan pengelolan resiko bencana dan ikuti himbuan Pemerintah”, tandasnya. (IGS)






