Persindonesia.Com,Klungkung – Bupati Klungkung, I Made Satria, secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Klungkung, bertempat di Ruang Rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Senin (23/3/2026).
Acara mengusung tema “Harmoni dalam Musyawarah, Mahottama dalam Berkarya untuk Pramuka,” yang merefleksikan semangat kebersamaan dan keunggulan dalam memajukan organisasi kepanduan di Kabupaten Klungkung.
Baca Juga : HUT PPNI Bali ke-52, Bupati Satria Beri Apresiasi Dedikasi Perawat Dalam Pelayanan Kesehatan
Turut hadir langsung, Ketua Kwartir Daerah (Ka Kwarda) Gerakan Pramuka Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, Kepala Kwartir Cabang (Ka Kwarcab) Klungkung, I Made Kasta dan undangan terkait lainnya.
Dalam sambutannya Bupati Satria menegaskan bahwa Pendidikan Kepramukaan adalah pilar penting dalam membentuk karakter generasi muda agar memiliki kepribadian mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, dan memiliki kecakapan hidup sesuai amanat undang-undang.
Selain itu, juga diharapkan pengurus yang terpilih nantinya dibentuk secara proporsional dan profesional dengan semangat tulus, ikhlas, dan cerdas. Dengan spirit Mahottama benar-benar mampu menjadi pelopor dalam melahirkan generasi muda yang berwatak kuat dan berkarakter unggul.
“Saya sampaikan apresiasi kepada pengurus Kwarcab Klungkung periode 2021-2026 yang berhasil bersinergi dengan program pemerintah daerah maupun pusat, serta mampu menjalankan tanggung jawab organisasi secara tepat waktu”, ujar Bupati Satria.
Baca Juga : Kwarda Bali Gelar Kursus Orientasi Pimpinan Saka, Inovasi dan Solusi untuk Masa Depan Gerakan Pramuka
Sementara sambutan Ka Kwarcab Klungkung I Made Kasta mengatakan forum ini bertujuan mengevaluasi program kerja periode lalu dan merumuskan rencana strategis untuk masa depan dengan agenda utama adalah memilih kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2031.
“Kami berharap nantinya lahir pemimpin yang kompeten, cerdas, ikhlas, dan tuntas dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks berbasis teknologi”, ujar Made Kasta.(*)






