Reyog Singo Angumboro Joyo Meriahkan Hari Kedua Idul Fitri di Kenjeran Lama Surabaya

Reyog Singo Angumboro Joyo usai Meriahkan Hari Kedua Idul Fitri di Kenjeran Lama Surabaya

Surabaya, Persindonesia.com — Suasana libur Idul Fitri 1447 H hari kedua di Taman Wisata Kenjeran Lama berlangsung meriah. Pengunjung memadati kawasan wisata pesisir di Surabaya untuk menikmati momen libur lebaran bersama keluarga. Minggu, 22/3/2026

Di tengah tingginya jumlah wisatawan, pertunjukan budaya Reyog Singo Angumboro Joyo menjadi salah satu daya tarik utama. Penampilan tersebut sukses menyedot perhatian publik serta menghadirkan hiburan yang sarat nilai edukasi budaya.

Pertunjukan diawali dengan dentuman kendang yang berpadu dengan alunan kenong dan gong, menciptakan atmosfer khas seni tradisional Jawa Timur. Para penari tampil memukau dengan balutan kostum berwarna-warni, membawakan koreografi enerjik yang penuh makna.

Sosok Singo Barong sebagai ikon utama Reyog tampil dominan dengan topeng besar berhias bulu merak. Aksi pembarong yang mengangkat topeng raksasa menggunakan kekuatan giginya menjadi momen paling menarik perhatian, sekaligus mengundang decak kagum dan tepuk tangan meriah dari para penonton.

Antusiasme pengunjung terlihat dari padatnya area pertunjukan. Tidak hanya menyaksikan, sebagian penonton juga turut berinteraksi dan mengikuti irama musik, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat khas perayaan Idul Fitri.

Selain sebagai hiburan, pertunjukan ini juga menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya daerah. Kehadiran Reyog Singo Angumboro Joyo di momentum libur lebaran diharapkan dapat memperkuat kecintaan masyarakat terhadap seni tradisional sekaligus memperkaya pengalaman wisata.

Menjelang akhir pertunjukan, para penari menutup penampilan dengan penuh semangat yang disambut tepuk tangan panjang dari para pengunjung. Momentum ini menegaskan bahwa Taman Wisata Kenjeran Lama tidak hanya menjadi destinasi rekreasi, tetapi juga ruang apresiasi budaya yang menghadirkan pengalaman berkesan bagi masyarakat.

Di kesempatan terpisah, pimpinan Reyog Singo Angumboro Joyo, Mbah Bukhori, menyampaikan apresiasi kepada seluruh penonton yang telah hadir dan menyaksikan pertunjukan hingga selesai.

“Kami mengucapkan terima kasih atas antusiasme masyarakat. Semoga kesenian Reyog terus lestari dan semakin dicintai generasi muda,” ujarnya.

(Red-w130)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *