Bupati Adi Arnawa Hadiri dan Support Karya Atma Wedana Massal di Bongkasa Pertiwi

Badung persindonesia.com, 3 Juli 2025 – Pemerintah Kabupaten Badung menunjukkan komitmennya dalam pelestarian adat dan budaya dengan mendukung pelaksanaan rangkaian Upacara Atma Wedana Massal di Banjar Tegal Kuning, Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal. Kegiatan adat yang digelar pada Kamis (3/7/2025) ini mencakup upacara nyekah, potong gigi (metatah), dan mepetik, serta diikuti oleh 21 sawa.

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama anggota DPRD Badung I Putu Dendy Astra Wijaya, Camat Abiansemal IB Putu Mas Arimbawa, serta jajaran perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat gotong royong warga serta pentingnya pelestarian nilai-nilai budaya Bali.

“Kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur, tetapi juga menjadi wujud nyata kekompakan masyarakat. Kami harap tradisi seperti ini terus berjalan secara berkelanjutan dan pemerintah akan terus hadir memberikan dukungan,” ujar Bupati Adi Arnawa.

Sebagai wujud nyata dukungan pemerintah, Bupati menyerahkan bantuan dana sebesar Rp20 juta kepada panitia upacara, yang diterima langsung oleh Ketua Panitia, I Ketut Widnyana. Dukungan serupa juga diberikan oleh anggota DPRD Badung I Putu Dendy Astra Wijaya sebesar Rp5 juta, serta Pemerintah Desa Bongkasa Pertiwi yang menyumbang Rp200 juta.

I Ketut Widnyana, selaku ketua panitia, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan partisipasi berbagai pihak, termasuk Bupati dan para pejabat daerah. Ia menjelaskan bahwa upacara Atma Wedana massal ini telah menjadi agenda rutin tahunan dan tahun 2025 menandai pelaksanaan ke-enam kalinya.

“Dengan semangat gotong royong, masyarakat kami berusaha menjaga tradisi sekaligus membantu sesama dalam menunaikan kewajiban adat. Ini adalah bentuk solidaritas sekaligus efisiensi dalam pelaksanaan upacara besar seperti ini,” kata Widnyana.

Kegiatan adat seperti ini dinilai tidak hanya memperkuat identitas budaya lokal, namun juga memberikan dampak sosial yang positif dengan meringankan beban ekonomi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Badung pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam kegiatan-kegiatan serupa sebagai bagian dari upaya pembangunan berbasis kearifan lokal.

@kr,Sumber Humas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *