Bupati Jember Resmikan Museum Kaliber Pendidikan Pertanian

Hari Anak Nasional

Jember, Persindonesia.com – Bertempat di SMKN 5 jember, Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto Meresmikan Museum Kaliber Pendidikan Pertanian, dalam rangka Memperingati Hari Anak Nasional. Hadir Dalam acara ini, Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya, Kepala dinas pendidikan, Beserta Muspika Sukorambi dan kasi cabdin SMK, selasa 23/07/2024.

“Tentu kita bangga di SMKN 5 ini, melengkapi histori Tentang pertanian di negeri ini.” Bahwa pertanian ini tidak ujug ujug Bisa canggih seperti ini, harus melalui proses yang panjang, “Terang Hendy.

Hendy Juga sangat mengapresiasi karena musium ini menjadi bagian penting agar anak- anak tidak berfikir praktis tentang pertanian tapi ini ada sejarah panjangnya, ” Imbuh Hendy.

Lebih jauh Hendy juga menjelaskan pentingnya pemakaian pupuk organik untuk pertanian. sekarang pada umunya sudah memakai pupuk- pupuk kimia, tentu ini harus dikembalikan ke Go Green Land, cinta pada lingkungan yang berkelanjutan, memakai pupuk organik.” Tuturnya.

Dengan sistem organik, Bupati berharap ekosistem akan hidup sehingga pertumbuhan tanaman akan alami dan lebih menyehatkan. Bila ini dikembangkan, juga di SMKN 5 Jember tentu pertanian akan tumbuh.

“Dengan jumlah murid 2.685 sudah cukup banyak untuk pertumbuhan ekonomi pertanian. Dengan spesial di bidang pertanian , SMKN 5 memberikan dampak semangat dengan perkembangan yang ada di Jember. Dari SMKN 5 ini, anak millenial bergeser bekerja, di pertanian pun bisa sukses. Banyak lulusan anak SMKN 5 yang sudah sukses. ” Ujarnya.

Sementara Kepala Disparbud Jember Drs. Bambang Rudi Menyampaikan Untuk museum yang sudah tersebar di jember ini, nanti akan kita sinergikan mudah mudahan tahun depan jember sudah mempunyai museum Daerah, sehingga akan menjadi sebuah eko sistem permuseuman yang ada di jember salah satunya kita punya program jember clinot “Terangnya.

Rudi juga menerangkan clinot ini adalah sebuah perjalanan wisata, pakai bis wisata, merupakan city tour itu akan membuka rute yang diantaranya adalah musem kaliber ini, ” Ungkapnya.

Priwahyu Hartanti Selaku Kepala SMKN 5 ini menjelaskan, musium pendidikan dan SMKN 5 sebagai salah satu pelaku pendidikan. Murid terus berjalan, jangan sampai Murid berikut tidak tahu sejarah dari sekolah, “terangnya.

Museum ini berisi sejarah alat- alat pertanian untuk mendukung pembelajaran pertanian. Nama Museum Kaliber menurutnya merupakan singkatan dari SMK Lima Jember.

Pada kesempatan ini, kami menyampaikan bahwa pertanian di SMKN 5 dengan pupuk organik bukan pupuk kimia. Hal ini sesuai dengan program Bupati Jember yang saat ini butuh bahan baku pupuk organik, Pihaknya akan bekerja sama dengan Pemkab Jember untuk bahan baku pupuk organik asal ada Perjanjian Kerjasama, “ungkap wahyu.

Ia juga menjelaskan bahwa jember ini banyak memiliki kekayaan yang luar biasa, khususnya di sektor pertanian, jember merupakan daerah geografis agro pertanian, dimana jember sangat cocok Untuk pertanian, ” Ungkapnya.

Kedepan ia berharap SMKN 5 ini, bisa memberikan lagi produk produk pertanian yang luar biasa, baik dari SDM maupun dari SDA yang ada di kabupaten jember, “Terangnya.

Lebih lanjut wahyu menambahkan bahwasannya Di SMKN 5 Jember ini juga ada kerjasama dengan Thailand sebagai sharing. “Apa yang dilakukan di SMKN 5 bisa di transfer ke Thailand dan sebaliknya.

Pada kesempatan yang sama Drs.Hadi mulyono MM selaku kepala dinas pendidikan kabupaten jember ini menyampaikan bahwa Dengan adanya museum kaliber ini, maka ini akan ada tambahan museum yang sebelumnya cuman ada museum huruf, museum tembakau dan museum purbakala, “Terang Hadi.

Hadi berharap kedepan Untuk Museum yang ada di SMKN 5 kabupaten jember ini, bisa terjaga dan terawat dengan baik sehingga nantinya SMKN 5 bisa menawarkan lagi produk produk pertanian yang luar biasa baik dari sisi SDM maupun dari pengolahan terhadap sumber daya alat yang ada di kabupaten jember, “Pungkasnya.

(Nurul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *