Persindonesia.com Jembrana – Sebanyak 4 armada langsung meluncur ke Desa Yehembang lantaran ada informasi dari warga mengatakan ada kebakaran di Pura Beji Desa Yehembang Tengah, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, akan tetapi sampai di lokasi petugas damkar gigit jari lantaran kebakaran yang dilaporkan warga di pura tersebut ternyata tidak benar (hoak). Kejadian ini dilaporkan oleh seorang warga sekitar pukul 10.17 wita
Saat dikonfirmasi Kasat Pol PP Kabupaten Jembrana mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti informasi tersebut. Sebelumnya pelapor menelpon lewat telpon Kantor Damkar Jembrana mengatakan ada kebakaran di Pura Beji Yehembang. Mendapat laporan anggota menanyakan kembali identitas penelpon.
Panglima TNI Mutasi 68 Perwira Tinggi TNI
“Pelapor tidak menjawab saat anggota menanyakan identitas dan langsung mematikan kontaknya. Karena dilaporkan pura yang terbakar jadi kami menanggapi serius laporan tersebut, agar tidak terlambat datang ke lokasi, anggota langsung menuju lokasi dengan mengerahkan 4 armada. Akan tetapi sampai dilokasi ternyata tidak ada kebakarann,” terangnya. Minggu (4/6/2023).
Atas kejadian tersebut, pihaknya akan mengecek terlebih dahulu nomor telpon tersebut di Telkom untuk melihat identitas dari penelpon tersebut. “Kami tidak main-main. Ini menyangkut keselamatan masyarakat, apalagi yang dilapokan terbakar itu pura. Kami akan laporkan masalah ini ke pihak berwajib (Polisi) sehingga masyarakat tidak main-main dengan hal yang berperinsip. Mudah-mudahan terlacak nomornya,” pungkasnya. Sur






