Persindonesia.com Kelapadua Depok – Dankorbrimob Polri Pimpin Upacara Pelatihan Dalam Rangka Pengamanan Natal 2022 Dan Tahun Baru 2023.
Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol Drs. Anang Revandoko, M.I.Kom., pimpin upacara pembukaan Latihan Pemeliharaan Peningkatan Kemampuan Khusus (LATHARKATPUANSUS) Jibom dan Motoris Den 45 bagi para personel jajaran Korbrimob Polri bertempat di Lapangan Mako Brimob Kelapadua, Jl. Komjen Pol M. Jasin, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat. 16451. Selasa (13/12).
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka kesiapan pengamanan Natal 2022 dan Tahun baru 2023, turut juga dihadiri ASOPS Kapolri, Irjen Pol. Agung Setya Effendi, S.H.,S.I.K.,M.Si. Wadandankorbrimob Irjen Pol. Drs Setyo Boedi M. Harso., M.Hum., Karorenminops, Para Danpas, Para Pamen dan Para Pejabat Utama Korbrimob.
Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Drs. Anang mengatakan, Latihan ini berbeda dari biasanya, selain beda esensi atau materi, dimana kita memadukan kemampuan dalam satu rangkaian Latihan yang terintegrasi.
Perlu diketahui pelatihan tersebut dilaksanakan Satlat Brimob Cikeas selama 7 hari dari mulai tanggal 13 s/d 19 Desember 2022, diikuti sebanyak 717 personel terdiri dari 432 pelatihan motoris dan 25 personel pelatihan Jibom dan 260 peserta Latharkatpuansus
Dalam kesempatan tersebut Dankorbrimob menanbahkan, “Pada kesempatan ini Bapak Asops Kapolri hadir Bersama kita selaku pembina fungsi manajemen operasional Kepolisian semoga kehadiran beliau dapat memberikan nuansa dalam mewujudkan pola konsep daya respon Brimob yang lebih optimal dalam pelayanan kepada masyarakat,” kata Anang.
Lebih lanjut, perayaan Nataru salah satu agenda kalender Kamtibmas bersifat rutin, namun bukan berarti kita anggap agenda ini rutinitas belaka, demikian dengan isu-isu lingkungan strategis yang berkembang hal ini menjadikan hakekat ancaman yang harus dihadapi.
“Tentunya kita harus mengkaji agar kita dapat merumuskan pola pendekatan operasional yang paling penting efektif dan efisien, satu lagi yang menjadi prinsip bahwa daya penanganan ancaman harus lebih besar dari potensi/hakekat ancaman yang dihadapi” tegas Anang.
Selain itu, Dankorbrimob juga mengingatkan tentang spektrum ancaman baru yang timbul dari aksi kekerasan kolektif maupun aksi kejahatan bersenjata api, termasuk bom dan pemanfaatan material kimia, biologi radioaktif dan nuklir serta bencana patut diantisipasi dengan kesiapan dari personel, peralatan dukungan tekhnologi serta system/HTCK operasional.
Terakhir dalam amanatnya Dankorbrimob berpesan, Jadikan Latihan ini sebagai sebuah kesempatan untuk mengasah kemampuan diri sesuai bidang pelatihan.







