PERSINDONESIA.COM – Kobaran api melahap bangunan Rumah Makan (RM) siap saji ACK yang berlokasi di Jalan Raya Lebih, Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Kecamatan /Kabupaten Gianyar, pada hari Kamis (8/9/2026). Akibat kebakaran yang terjadi bangunan berukuran sekitar 4 x 10 meter tersebut porak poranda dan memicu kepanikan warga sekitar.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, peristiwa kebakaran diketahui berawal saat saksi Putu Ayu Eka Yanti selaku karyawan ACK sekitar pukul 08.28 WITA membuka toko dan menyalakan kompor untuk memasak nasi. Sesaat setelah kompor menyala, tanpa disadari saksi terjadi kebocoran tabung gas LPG 3 kilogram yang kemudian memicu api hingga membesar dan merembet ke sejumlah tabung gas lainnya yang berada di dalam lokasi.
Baca Juga : Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kebakaran Ludeskan Warung Sembako di Pengotan Bangli
Melihat api semakin membesar, saksi segera keluar dari dalam toko dan meminta pertolongan warga sekitar. Sementara disisi lain pemilik bangunan bergegas menghubungi pihak Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gianyar guna mendapat penanganan. Selanjutnya sekitar pukul 08.35 WITA, 2 unit mobil Damkar Gianyar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.
Setelah upaya pemadaman dilakukan, sekitar pukul 09.20 WITA, api berhasil dipadamkan. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan pendinginan pada bagian bangunan yang terbakar untuk memastikan tidak ada lagi sumber api maupun bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Babinsa Desa Lebih Koramil 1616-01/Gianyar Serka I Wayan Suama yang berada dilokasi kejadian mengatakan bahw setelah penanganan selesai, situasi di sekitar lokasi aman dan terkendali. Pihaknya bersama Bhabinkamtibmas Desa Lebih Aiptu Made Sudiarta, personel Polsek Gianyar dan masyarakat turut membantu upaya pemadaman bersama Damkar Gianyar.
Di tengah proses pemadaman, kami membantu pengamanan di sekitar lokasi, termasuk mengantisipasi warga mendekati area kebakaran serta menjaga situasi tetap kondusif. “Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran petugas pemadam dalam menangani api dan mencegah terjadinya risiko lain di sekitar,” terangnya.
Baca Juga : Eddy Iskandar Harap 23 Tuntutan BEM Babel Tak Berhenti di Laporan
Akibat kejadian tersebut, bangunan Toko ACK berukuran sekitar 4 x 10 meter mengalami kerusakan akibat terbakar. “Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. Meski demikian, kerugian materiil yang dialami pemilik bangunan diperkirakan mencapai Rp300 juta,” beber Babinsa Desa Lebih, Serka I Wayan Suama.
Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan saksi-saksi yang didapati petugas, dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh kebocoran tabung LPG. “Untuk memastikan penyebab kebakaran yang terjadi masih dalam penyelidikan petugas kepolisian termasuk mendalami keterangan saksi dan korban,” pungkas Wayan Suama.(*)






