Diduga Akibat Rem Blong, Mobil Berpenumpang WNA Masuk Jurang Sedalam 15 Meter

Klungkung,PersIndonesia.Com- Sebuah mobil berjenis Daihatsu Gran Max dengan plat DK1259 MF yang dikendarai oleh M. Maesun asal Bebae, Lombok yang berpenumpang seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Perancis bernama Danielle Raymonde Marcelle jatuh ke jurang sedalam kurang lebih 15 Meter di Banjar Anyar Tanjung Akuh, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

Akibat kejadian mobil masuk jurang tersebut, pengemudi dan penumpang mengalami luka-luka serius dan berhasil dievakuasi yang kemudian untuk selanjutnya dibawa ke Est Medical Nusa Penida guna mendapat penanganan medis.

Baca Juga : Diduga Akibat Cemburu Suami Ngibing, IRT Muda di Songan Nekat Gantung Diri

Kasi Humas Polres Klungkung, AKP Agus Widiono saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut menyampaikan peristiwa jatuhnya mobil Daihatsu Gran Max warna putih diketahui terjadi pada Sabtu (4/1/25) sekira pukul 17.00 Wita. Kejadian berawal saat mobil berplat DK 1259 MF tersebut melaju dari arah selatan menuju ke utara. Dan ketika menuju jalan turunan di lokasi, pengemudi mencoba mengerem ternyata rem nya tidak berfungsi (blong).

“Karena posisi rem blong, pengemudi tidak bisa mengendalikan laju mobil hingga akhirnya terjatuh ke jurang”, jelasnya.

Baca Juga : Kapolres Klungkung Beri 3 Personil Penghargaan dan Lepas 5 Personil Purnabakti

Akibat kejadian itu, lanjutnya Pengemudi mengalami luka robek pada pelipis, bahu lebam dan perut lebam. Sedangkan untuk penumpang mengalami luka robek dan lebam dibagian kepala, luka dibagian lengan kanan serta luka di bagian kaki kanan. Dan untuk mendapat perawatan medis, kedua korban dibawa ke Est Medical Nusa Penida.

“Pengemudi bernama M Maesun saat itu sudah diperbolehkan pulang, sementara penumpangnya bernama Danielle Raymonde Marcell harus dirujuk ke BMC Kuta untuk mendapat perawatan”, kata Widiono, Minggu (5/1/25).

Terkait mobil yang masih dijurang, hari ini diupayakan bisa dinaikan. Dan pihaknya tetap melakukan pemantuan dan berkordinasi untuk melakukan penderekan terhadap mobil tersebut. “Semoga situasi cuaca mendukung , sehingga upaya menaikan mobil hari ini bisa berjalan aman dan lancar”, tandasnya. (DK).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *