Diduga Belanja Barang di FKTP Binakal Tidak Melalui Rekanan, Tapi Dibelanjakan Sendiri Oleh PPTK dan Bendahara

Bondowoso,Persindonesia – Riuhnya masalah di Puskesmas Binakal masih belum selesai dengan adanya dugaan kasus mark-up dan penyalahgunaan wewenangwewenang yang dilaporkan ke Polres Bondowoso, kembali dihebohkan dengan kasus pemotongan jaspel seperti yang dimuat pada salah satu media (13/8) Dugaan Pemotongan Jaspel di Puskesmas Binakal, Beralibi Uang Kebersamaan.

Kini, salah satu ormas di kota tape, JPKP Nasional Bondowoso  kembali menyampaikan ke awak media Persindonesia, telah menemukan adanya bukti baru yang memperkuat laporannya ke Polres sebelumnya, dimana temuan tersebut adanya dugaan belanja barang selama ini yang seharusnya dibelanjakan melalui rekanan, malah dibelanjakan yang diduga oleh oknum PPTK dan oknum Bendahara dengan indikasi meminta nota kosong.

Bukti dugaan tersebut dari salah satu sumber informasi JPKPN Bondowoso yang dirahasiakan namanya. Menurut Agam walaupun masih sebatas dugaan namun dari informaai rekaman yang diterima jelas menunjukkan indikasi kuat adanya korusi bersama.

Belanja barang sendiri di Puskesmas Binakal bukan hanya dilakukan oleh dua orang tapi dari informasi yang dihimpun ada tiga orang sampai dikenal dengan sebutan trio di Puskesmas tersebut.

Seperti yang disampaikan oleh Mohammad Agam, Ketua JPKPN Bondowoso, ” Saya akan membuat laporan baru terkait dugaan oknum yang akan saya laporkan ke Polres Bondowoso, artinya ternyata ada semacam kelompok oknum pemain yang memainkan peran dalam penyalahgunaan jabatannya untuk mencari keuntungan didalam pengadaan barang di sana”,ungkap Agam (13/8)

Untuk diketahui, novum terkait dugaan markup dan penyalahgunaan wewenang telah diserahkan ke Polres Bondowoso jumat tadi seperti yang disanpaikan nusul bahri, ketua divisi monitoring dan investigasi JPKPN Bondowoso,  dan menurutnya tinggal mempelajari lebih dalam lagi dugaan temuan dari novum baru berupa rekaman yang menjelaskan permainan sistem yang dilakukan oleh para pejabat yang berwenang di Puskesmas Binakal (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *