Diduga Korsleting Listrik, Ruang Kerja Kantor Desa Pohsanten Terbangkar

Persindonesia.com Jembrana – Kantor Desa Pohsanten, Kabupaten Jembrana, Bali, terbakar pada Selasa (3/10) malam. Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.30 Wita dan menghanguskan ruang kerja staf kaur pegawai desa seluas 4 x 6 meter.

Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 40 juta.

Kasat Pol PP Jembrana I Made Leo Agus Jaya mengatakan, kebakaran diketahui oleh salah satu staf desa yang sedang berada di warung sebelah kantor desa. Staf tersebut melihat asap mengepul dan mendengar kaca pecah.

Selamatkan Generasi Muda, Kapolda Kepri Musnahkan 46,477 Kg Sabu

“Ketika staf tersebut mendekat ke arah kantor desa, api sudah membesar di ruang staf desa. Staf tersebut kemudian meminta tolong pada warga sekitar untuk memadamkan api,” katanya. Selasa (3/10/2023)

Leo melanjutkan, saat itu warga sekitar yang kebetulan sedang berkumpul di warung sebelah langsung membantu memadamkan api. “Mereka juga menghubungi pos pemadam kebakaran,” ujarnya.

Regu 1 pemadam kebakaran yang sedang piket langsung meluncur ke tempat kejadian dan api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian.

Ladang Ganja Seluas 1 Hektare Lebih Kembali Dimusnahkan

“Petugas pemadam kebakaran sempat kewalahan karena api sudah membesar. Namun, dengan kerja keras petugas dan bantuan warga, api akhirnya dapat dipadamkan. Sampai saat ini, petugas kepolisian masih melakukan olah TKP di lokasi mencari penyebab pasti kebakaran tersebut,” ucapnya.

Dalam kebakaran tersebut, imbuh Leo, tidak ada korban jiwa. Namun, sejumlah barang-barang di kantor desa, termasuk dua unit komputer, tiga unit laptop, satu unit AC, tiga unit printer, tiga buah meja kayu panjang, enam buah kursi kayu, dan sejumlah dokumen/arsip desa, hangus terbakar. Sur

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *