Persindonesia.com Jembrana – Setelah diguyur hujan terus menerus, jalan poros Desa Kaliakah-Desa Berangbang juga Desa Manistutu, di Banjar Pangkung Liplip, Desa Kaliakah, Kecamatan Negar jebol, terlihat sebagian badan jalan hilang dikarenakan lonsor.
Pantaian awak media di lapangan, jalan tersebut merupakan jalan kabupaten. Terlihat lubang memenuhi sebagian jalan tersebut dan terlihat ada keretakan disamping jalan yang jebol, diperkirakan kalau tidak segera diperbaiki kemungkinan tidak lama longsor akan meluas.
Tiba di Aceh, Presiden Akan Resmikan Pabrik Pupuk Hingga Serahkan KUR
Kendati sebagian jalan berlobang, kendaraan roda 2 dan roda 4 masih bisa melewati jalan tersebut. Warga juga menilai jika tidak segera ditangani mereka takut akan ada korban. Selain itu, untuk keamanan warga sudah memasang bambu yang berisi kresek dan bendera merah putih untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
Saat dikonfirmasi awak media Perbekel Kaliakah, Made Bagiarta mengatakan, lantaran jalan jebol, dirinya berharap tidak ada truk yang bermuatan berat lewat karena sangat rawan terjadi jebol lagi. “Saya berharap pengguna jalan tetap waspada melewati jalan tersebut,” ucapnya. Jumat (9/2/2023).
Keterangan Ahli Pidana Dari Pihak JPU Menguntungkan Gus Nur dan Bambang Tri
Menurutnya jalan tersebut, merupakan jalur transportasi ekonomi. Jika jalan itu sampai putus akan sangat berpengaruh pada masyarakat. “Sejak awal saya menilai kontruksi jalan tersebut tidak bagus, saat banjir bandang Oktober lalu jalan tersebut sudah tergerus di bagian bawahnya retak dan semakin parah saat jebol kemarin,” ujarnya.
Bagiarta mengaku sudah sudah mengajukan permohonan perbaikan pada Oktober 2022 lalu dan pada tanggal 15 Januari 2023 kami perbaharui permohonan perbaikan. Anggaran perubahan belum keluar di kabupaten juga belum dieksekusi. “Kami sudah lapor ke bapak bupati mudah-mudahan segera diperbaiki,” pungkasnya. Sur






