Persindonesia.com Jembrana – Bangunan tempat kesenian Jegog milik Yayasan Suar Agung di Lingkungan Sangkaragung, Kelurahan Sangkaragung, Kecamatan Jembrana, roboh setelah bagian struktur bangunan yang lapuk tak mampu menahan beban saat diguyur hujan deras pada Jumat (17/10/2025) sekitar pukul 01.30 WITA.
Yayasan Suar Agung dikenal sebagai salah satu pelopor kesenian Jegog, alat musik khas Jembrana yang terbuat dari bambu dan telah tampil hingga ke pentas internasional. Grup Jegog Suar Agung menjadi duta budaya yang memperkenalkan keindahan irama bambu Bali ke berbagai negara, menjadikannya ikon kebanggaan masyarakat Jembrana.
Pemakaman Dua Korban Bentrok di Tabu Songan Dikawal Ketat 150 Personil Gabungan
Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, membenarkan peristiwa robohnya bangunan semi permanen berukuran sekitar 6 x 8 meter milik I Gede Oka Arta Negara (50) tersebut. “Bangunan mengalami kerusakan berat. Selain itu, tembok penyengker dan sejumlah perangkat gamelan juga ikut rusak tertimpa reruntuhan,” ujarnya, Sabtu (18/10)
Dalam pemeriksaan di lokasi, lanjut Agus, penyebab utama robohnya bangunan diduga akibat curah hujan tinggi sejak malam hari, diperparah oleh kondisi kayu bangunan yang sudah lapuk. “Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini,” jelasnya.
Kabupaten Klungkung Bangun Koperasi Merah Putih Pada Lahan Seluas 10 Are di Desa Jumpai
Agus menambahkan, kerusakan tidak hanya menimpa bangunan fisik, tetapi juga perangkat kesenian Jegog yang menjadi aset penting yayasan. “Sejumlah alat yang rusak di antaranya satu set gamelan Jegog, satu set gamelan Bungbung, satu set aksesoris Jegog kreasi, serta beberapa bambu cadangan. Total kerugian ditaksir mencapai Rp105 juta,” terangnya. Ts






