Tangerang,Persindonesia.com-Hujan deras yang turun kurang lebih selama tiga jam merendam warga Desa Cibogo Kecamatan Cisauk Kabupaten Tangerang,janji Pihak apartemen serpong Garden,Pemda dan DPRD Kabupaten Tangerang untuk menyelesaikan keluhan warga dinilai PHP.
Dalam pantauan di lokasi air merendam sedalam paha orang dewasa sejumlah warga sedang mengeluarkan air dari dalam rumahnya , pompa banjir yang di siapkan pihak apartemen tidak bisa bekerja secara maksimal ,air yang di buang kedalam drainase pembatas warga dan apartemen tidak mampu menampung banyaknya air ,air keluar dari retakan tanggul kembali masuk areal rumah warga.

Ade, salah satu warga mengatakan bahwa banjir tersebut semenjak pembangunan Apartemen serpong Garden berdiri, aparatur wilayah yang menjadi jembatan antara warga dan apartemen dinilai tidak mampu berbuat apa-apa.
“RT/RW nih memilih apartemen dari pada warga,akhirnya banjir total,” kata ade sambil membuang air dari dalam rumahnya.kata Ade ,Minggu (09/05/2021) Dini hari
Sementara itu,Nurhayati salah satu warga lainnya, menyebut banjir semenjak apartemen Serpong Garden berdiri,Pemerintah daerah (PEMDA) yang menjembatani persoalan tersebutpun sampai saat ini belum ada kejelasannya.
“sebenarnya kami sudah bosan ngadu, ini banjir bukan yang pertama kali terjadi,sudah beberapa tahun senjak ada apartemen ,lapor Lurah,camat ,Dewan sampe kebupati sudah, tapi kayanya ga didenger sama mereka buktinya ga ada perubahan,” jelas Nur dengan nada kesal
Selain persoalan banjir, rumahnya yang retakpun sampai saat ini belum ada perbaikan dari pihak apartemen.
“jangankan banjir, rumah saya aja yang retak dan anak saya yang kaget -kagetan melulu akibat pembangunan waktu itu ga ada penanganan yang kongkrit,”
“Dulu pernah ada pertemuan antara Pihak Kecamatan dan Kelurahan dengan pihak apartemen Serpong Garden,yang katanya akan ada pertambahan pompa air dan tanggul yang bolong/bocor akan di perbaiki tapi sampai sekarang gak pernah ada yang dikerjakan ,cuma ada pengerukan saluran air.”

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang asal Cisauk yang rumahnya berdekatan dengan Apartemen Serpong Garden, yang sebelumnya Nur pernah mengadu, sampai saat ini belum ada kejelasan penaganannya.
“Saya pernah ngadu Ke Kantor Dewan kebetulan dewan itu rumahnya dia di dekat sini,katanya mau bantu keluhan kami mana sampai saat ini belum ada kejelasan realisasinya PHP doang ”
Nur mengaku sudah lelah berharap persoalannya bisa dijembatani oleh Pemda .
“Saya sudah cape berharap mas,tetap saja hasilnya gini,kalau ada yang bantu lapor Komnasham sama KPAI saya mau dah cuman ke situ aja yang belum,” tutup Nur kesal.(by/nr)






