Persindonesia.com Jembrana – Setelah BBM jenis premium di hapus, di tengan pandemi Covid-19 BBm jenis partalite langka di Kabupaten Jembrana bahkan di seluruh Bali. Informasi berkembang BBM jenis partalite dikabarkan akan diganti dengan pratamax yang harganya jauh lebih mahal.
Hal tersebut membuat salah satu warga bernama Dewi sedang membeli BBM di salah satu SPBU di Negara gigit jari setelah dibilang BBM jenis partalite kosong oleh karyawan SPBU. “aduh mas saya pusing di jaman pandemi ini partalite langka susah dicari, terpaksa saya pergi kerja beli partamax dengan harga 9 ribu perliter,” keluhnya.
Bupati Brebes: PPKM, Mampu Turunkan Zona Covid-19
Biasanya, lanjut Dewi, saya beli partalite dengan harga lebih murah, kalau beli 10 ribu dapat lebih banyak dan bisa sedikit hemat dari pada sekarang beli partamax jauh lebih mahal. “Apalagi sekarang jaman corona dan ekonomi terpuruk, gimana jadinya nanti,” imbuhnya, Selasa (10/8/2021).
Sementara salah satu penanggung jawab SPBU Negara I Dewa Suta Adnyana mengatakan, BBM jenis partalite tumben langka mulai sejak 4 hari yang lalu. “sekarang pasokannya dijatah tidak seperti sebelumnya lancar tanpa ada kelangkaan seperti sekarang,” terangnya.
Terkait Dugaan Jual Beli Jabatan dan Pengaturan Proyek Adik Kandung Rektor UIN-SU Dipanggil Kejatisu
Menurutnya, kelangkaan ini menurut informasi, partalit akan diganti dengan partamak turbo dan partamax biasa. “sebelum ada kelngkaan seperti ini, pertama partalite khusus sudah di hilngkan sehingga partalite biasa terjadi kelangkaan. Pasokan dijatah, biasanya 1 hari ada pengiriman tapi sekarang 2 hari sekali baru baru dapat kiriman 8 ton. Semua SPBU seperti ini,” ujarnya.
Lebih jelasnya Dewa mengatakan, Nanti hanya akan ada partamax dan partamax turbo. “Setelah ini kita dijatah yang biasanya satu minggu mendaptkan kiriman 6 kali dan sekarang mendpat jatah 4 kali dan isi tangki dikurangi,” ujarnya.
Persoalan Tanah di Pantura Tangerang ‘Clear’, Aktivis : Tidak Ada Mafia Tanah
Hal senada juga dikatakan oleh admin SPBU Rahayu Ni Luh Suanitri pengiriman memang dijatah dari pusat sehingga kelangkaan BBM jenis partalite biasa langka. “Keadaan ini berawal dari tanggal 1 sudah ada jatah pengiriman partalite, dari tanggal 1 Agustus ini partalite khusus sudah diganti dengan partamax turbo, jadinya pengiiriman partalite bisa dijatah, partalite biasa habis terus, ini semua SPBU di Jembrana kosong,” ucapnya
Diketahui harga BBM di Bali untuk Pertalite Rp 7.650, Pertamax Rp 9.000, Pertamax Turbo Rp 9.850, Pertamax Racing Rp 43.500, Dexlite Rp 9.500, Pertamina Dex Rp 10.200, Solar Non-Subsidi Rp 9.400. Red






