Jakarta Timur, Persindonesia.com
Meskipun Pemerintah sudah mengeluarkan himbauan pelarangan mudik Idhul Fitri 1442 H. Bukan tanpa sebab mudik dilarang, tetapi juga untuk mencegah penularan virus corona makin menyebar luas.
Lantas bagaimana jika sudah terlanjur tiba di kampung halaman? Tindakan pencegahan Covid-19 masih bisa dilakukan dengan taat melakukan protokol kesehatan.
Terkait akan hal ini, Kompol Tri Bayu Nugroho, SE.MM Kanit 1 Sub Dit Audit Dit Pam Obvit Polda Metro Jaya selaku pembina Kampung Tangguh Jaya Rusun Pulogebang Rw.11 Kelurahan Pulogebang Kecamatan Cakung Jakarta Timur lakukan Tes Swab Antigen Gratis di Kampung Tangguh Jaya Rusun Pulogebang, Jum’at 21/5/2021.

Dalam wawancara singkatnya Kompol Tri Bayu Nugroho, SE.MM Kanit 1 SUBDIT AUDIT Dit Pam Obvit Polda Metro Jaya mengatakan, “Dalam kegiatan tes swab antigen gratis ini binaan pengamanan objek vital dimana berada Kampung Tangguh Jaya Rw.11 Rusun Pulogebang Kelurahan Pulogebang Kecamatan Cakung Jakarta Timur.
Disini telah kita lakukan Tes Swab Antigen gratis selama 4 hari, Yaitu mulai tanggal 18 Mei sampai hari ini dan kedepannya tetap masih akan kita laksanakan sampai usai para pemudik pulang semua ke Rusun Pulogebang ini.
Tes swab Antigen gratis ini kami lakukan untuk warga Rusun Pulogebang dan juga untuk warga sekitar Rusun Pulogebang. Sehingga masyarakat merasa aman, tenang dan nyaman tinggal dan Jakarta sehat, “tutur Bayu.

Mengenai jumlah warga yang di tes swab antigen, Bayu menjelaskan, “Untuk warga yang mudik ada 16 KK, dengan jumlah 42 jiwa, dan yang sudah kembali ada 20 jiwa dan sudah kita lakukan tes swab Antigen dengan hasil semua dinyatakan Negatif atau Non Reaktif.
Sehingga mereka semua yang pulang dari mudik bisa dengan tenang, aman dan nyaman saat melakukan aktifitas sehari harinya kedepan.
Kemudian yang 22 lagi kita harus menunggu para warga atau masyarakat yang masih berada dikampung halamannya. Artinya mereka belum kembali ke Jakarta atau Rusun Pulogebang.
Jadi nanti setelah mereka kembali kita akan adakan kembali tes swab antigen untuk mereka saat sudah kembali dari kampung halamannya, sesuai anjuran dan program pemerintah, “tegas Bayu mengakhiri penjelasannya.

Dalam kesempatan tersebut Bayu juga menambahkan, “Kami juga berikan tempelan stiker kepada setiap rumah warga dengan kode warna.
Untuk rumah yang ditempel stiker warna hijau membuktikan bahwa rumah pemudik tersebut sudah di swab antigen dengan hasil negatif (Non Reaktif).
Sementara stiker dengan warna merah, menandakan bahwa warga tersebut sudah di tes swab antigen dengan hasil positif (Reaktif) dan harus melaksanakan lsolasi Mandiri sampai waktu yang ditentukan.
Kemudian stiker bewarna kuning, menandakan rumah tersebut masih dalam keadaan kosong dan pemilik belum pulang dari mudik, berarti belum di swab antigen.
Dan ini akan tetap dilakukan swab antigen setelah mereka pulang dari mudik sesuai peraturan dan program pemerintah, “kata Bayu menjelaskan.

Ditempat yang sama Abdul Kohar, pak Rw.11 Rusun Pulogebang memberikan juga komentar bahwa, “Saya atas nama keluarga besar Rw.11 Pulogebang Cakung jaktim mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dan binaan dari pada DIT PAM OBVIT Polda Metro Jaya yang selama ini kami dalam pembinaannya sebagai Kampung Tangguh Jaya, Alhamdulillah kegiatan tes swab antigen gratis ini sangat membantu warga kami yang baru mudik ke Rusun Pulogebang.
Saya bersama warga Rw.11 Rusun Pulogebang sangat mengucapkan terima kasih kepada Dit Pam Obvit Polda Metro Jaya atas binaan dan tes swab antigen gratis yang diselenggarakan di Kampung Tangguh Jaya Rusun Pulogebang ini, ” ucapnya.(Andy.S)






