Surabaya,Persindonesia,- DPP IP-KI melakukan pelantikan Pengurus DPW IP-KI ( Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia ) Provinsi Jawa Timur, Masa Bhakti 2021/2022 bertempat di jalan Dukuh Kupang Barat 30/ 68 pkl 11:00 pada hari Sabtu, 6/11/2021.
Acara pelantikan DPW IP-KI dihadiri oleh Ketua Umum IP-KI Bapak Bambang Sulistomo, Wakil Sekjen DPP IP-KI Bapak Prohari, Wakil Sekjen DPP IP-KI Bapak Yohanes Saputule, dan calon Pengurusan DPW IP-KI Jawa Timur.
Jaun Siswanto SH, MA, sebagai ketua terpilih menjelaskan,” Jadi sesuai garis organisasi kemasyarakatan, kami akan mengembangkan bahwa mensosialikan Pancasila kepada genarasi muda yang akan datang, dengan program program yang akan kami susun sedemikian rupa sehingga bisa mengenalkan masyarakat terutama genarasi muda untuk memahami pancasila sebagai dasar Idoelogi Bangsa, Supaya Indonesia tidak bisa digoyang dengan segala aspek kehidupan yang menyangkut berbangsa dan bernegara.” Jelasnya.
Ketua Umum DPP IP-KI Bapak Bambang Susilo menginginkan penjuang IP-KI, berjuang untuk kepentingan negara, kita ingat setiap penjuang Pancasila harus mementingkan negara diatas kepentingan golongan apa pun misalnya ( politik ekonomi dan hukum ) sehingga IP-KI sebagai alat perekatan bangsa, sehingga IP-KI bisa mengembalikan kepercayaan rakyat kepada Pancasila.
Wakil Sekjen DPP IP-KI Bapak Prohari dalam prosesi pelantikan DPW IP-KI Provinsi Jawa Timur, sangat berharap IP-KI di daerah dapat mengikuti kurang lebih estensi bekerja sama oleh DPP secara nasional, baik dalam kapasitas stategris pikiran usul saran kepada perintah atau pemangku, hal hal yang sifatnya strategis untuk Indonesia mendatang seperti apa, karena situasi terkini banyak bersinggungan terhadap aspek aspek perwujudan Pancasila maupun aspek aspek bagaimanapun keadilan sosial bisa berlangsung, dalam Sosial Pancasila.
Secara strategis yang bisa di kerjakan banyak tidak hanya dalam akedemis senior senior, generasi muda perlu membangun kebersamaan keberagaman dalam hal apapun, karena yang akan mewarisi Indonesia tentu nya generasi muda, jadi kesadaran diri para generasi muda perlu memahami bagaimana Indonesia pernah di bentuk bagaimana Indonesia di perebutan kemerdekan di rebut kedepan bagaimana semangat juang juga didalam generasi muda,,generasi muda di depan tidak selalu berpikir parametis,tetapi juga berpikiran setagerisx bagaimana membangun kepedulian sesama yang lain asli dengan kondisi geograti indonesia di tahun 2045 generasi muda saat ini akan membangunan indonesia dengan warna lebih banyak,dan generasi generasi senior itu akan menjadi tanggung jawab kita kedepannya,bagaimana hal itu dipersiapkan semuanya harus sinkrons dari hulu sampai kehilir dari pusat sampai ke daerah di tingkat paling kecil tingkat RT dan RW semua itu butuh proses tetapi kalau tidak mulai dari sekarang kapan lagi.? (Yudi)






