Dugaan Malpraktek Pasien, Begini Info dari Humas RS Adam Malik

 

Persindonesia.com Medan – Terkait tayangnya berita yang beredar di media online mau pun cetak, diduga Nurmala Tambun (43) warga Jalan Jaminggintig Gang Persatuan, Lorong Singga, meninggal dengan tidak wajar di Rumah Sakit Adam Malik Medan. Rabu (11/8/21)

Hendak Nyandar, Jukung Sekar Mawar Terbalik Dihantam Ombak Besar, 1 Orang Hilang

Suami korban Simanjuntak (53) warga Jalan Jamin Ginting, Gang Persatuan, Lorong Singga, mengungkapkan, ada kejanggalan pada jasad istrinya, yang semula sakit kanker payudara. dan sudah menjalani Cemotrapy sebanyak 6 kali, dan dinyatakan positif Covid-19, meninggal dalam Kondisi jasad korban dengan mata lebam dan diduga ada jahitan, telah terjadi Mal praktek dokter yang merawat.

Awal kejadian, abang kandung (NT) melihat di photo pasien ada pembengkakan di mata sebelah kanan serta ada luka berlobang di atas pelipis kanan, hidung bekas darah, mulut bekas darah.

Suami korban Simanjuntak (54) saat di wawancarai awak media mengatakan, dirinya tak tau persis kondisi istrinya yang meninggal dalam keadaan tak wajar “saya tak tau persis keadaan istri saya karena pihak dokter tak memperolehkan di lihat, ”

Di tambahkannya”saya berharap pihak yang berwajib bisa menuntaskan masalah ini dengan seadil adilnya, karna saya yakin ada indikasi yang tak wajar, “ungkapnya sambih tertunduk sedih.

Bermula “Istri saya pada saat itu akan melakukan Cemoteraphy yang ke 7, prosedur untuk mendapatkan layanan Cemo harus diperiksa test Covid-19. Ternyata istri saya positif Covid-19 dan di isolasi di Rumah Sakit Adam Malik,” ujarnya kepada awak media, Rabu (11/8/21) Sore.

Wakasau: Bahagia Itu Damai

Secara terpisah Direktur RSUP Adam Malik Medan, Dr. Zaenal Syafri saat dikonfirmasi, melalui Kepala Humas RS Adam Malik Medan, Rossa mengatakan, bahwa tidak benar pasien mengalami penganiyaan atau pemukulan.

“Penyebab kematian pasien karena Hypo albumin dalam darah tubuh pasien di bawah normal atau rendah sehingga terjadi pembengkakan pada mata sebelah kanan,” ujar Dr.Zaenal Syafri.

Ditambahkannya,” terkait dengan luka dibagian kening disebabkan dari kepala pasien menjadi tumpuan tidur selalu miring.” “Jadi tidak benar kalau pasien dipukul,” Pungkas Dr.Zaenal Syafri. (sr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *