Duh! Rambu Penunjuk Jalan Tergeletak, Dishub Bangli Katakan Ini

Bangli,PersIndonesia.Com- Sebuah rambu penunjuk arah jalan menuju Denpasar dan Kintamani yang biasanya berdiri tegak di perempatan Jalan Erlangga Barat tampak tergeletak ditanah.

Berdasarkan informasi dan pantuan dilokasi, tergeletaknya rambu penunjuk arah tersebut sudah berlangsung hampir kurang lebih dua (2) Minggu lamanya.

Baca Juga: Pj.Gubernur Bali, S. M. Mahendra Jaya  Lantik Forum TJSL Provinsi Bali

Terkait hal itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bangli, Wayan Suastika saat dikonfirmasi tidak menampik adanya rambu penunjuk arah yang tergeletak tersebut. Ia mengatakan pihaknya selalu melakukan pengawasan terhadap rambu-rambu yang ada di sepanjang jalan di Bangli.

Hanya saja untuk melakukan pembenahan pihaknya tidak ingin melampui kewenangan yang ada. Sebab kami di tingkat Kabupaten hanya memiliki kewenangan terbatas sepanjang jalan antar Desa pada Kecamatan yang ada.

“Dan untuk lokasi robohnya rambu penunjuk arah tersebut merupakan jalur jalan lintas Provinsi. Jadi melalui petugas nantinya kami data dan akan dikordinasikan dengan Dishub Provinsi”, ujarnya kepada awak media, Rabu (15/5/24).

Baca Juga: Manfaatkan BKK Badung, Gedung Bung Karno Direvitalisasi, Patung Singa Diganti Makepung

Menurutnya, pihaknya selaku koordinatif di kewilayahan dengan keterbatasan yang ada tidak mungkin dapat melakukan pemantauan kesemua jalur lintas yang ada. Tetapi dengan adanya laporan masyarakat kami merasa terbantu.

Dan semua laporan maupun pengawasan petugas yang ada kami lakukan pendataan dan pengkajian, baik itu kerusakannya dan terkait jalur lintas yang ada,

“Hal ini dilakukan agar tidak ada tumpang tindih antara kewenangan Kabupaten dan Provinsi”, ujar Kadis asal Desa Bangbang, Tembuku ini.

Baca Juga: Tunggakan Iuran Capai Angka Belasan Miliar, BPJS Merugi di Jembrana

Diakui Suastika, untuk di jalur Kabupaten sendiri saat ini beberapa rambu-rambu baik itu rambu lalulintas maupun rambu penunjuk jalan yang ada perlu dibenahi untuk memperlancar mobilitas lalulang kegiatan.

Dan disetiap pengajuan rancangan anggaranpun kami selalu mengusulkan hal tersebut agar semua terwujud.

“Tetapi karena keterbatasan anggaran di Kabupaten Bangli belum semua dapat terwujud”, tandasnya.(IGS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *