Dukung Penuh JLS, Short Cut & ART Atasi Macet Parah di Kutsel, Kuta  & Kutut

Wayan Puspa Negara, SP.,M.Si.,ST ( Kader Partai Gerindra)

BADUNG Persindonesia.com – Pembangunan Infrastruktur menuju Pariwisata Berkualitas di Badung sebagai komitmen dari visi Bupati untuk direalisasikan, saya apresiasi tinggi, ini adalah langkah taktis Bupati menata infrastruktur menuju world class, karena saat ini persoalan kemacetan menjadi momok dari sekian persoalan yang perlu mendapat prioritas ( macet, sampah, kriminalitas, hama sosial, prilaku buruk wisman hingga Banjir).

Dilaksanakanya Ground Breaking Jalan Lingkar Selatan &  Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat,  merupakan titik awal   Membangun Masa Depan Badung secara  sistemik. Pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat  dengan menggunakan dana pinjaman dari PT SMI senilai Rp 2,83  Triliun,  dengan Lokasi Proyek Pembangunan JLS Segmen 4 (Labuan Sait -Pedati), dan Pembangunan Jalan Trase Pembangunan pura Kulat – Labuan Sait, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Saya amat setuju bahwa Pembangunan ini bukan sekadar membangun jalan baru, tetapi membangun konektivitas, membuka akses, mengurangi kemacetan, serta memperkuat daya saing pariwisata dan perekonomian Kabupaten Badung.

Meski kami tidak di undang saat Ground breaking, Fraksi Partai Gerindra tetap komitmen mendukung penuh langkah positif Bupati untuk menata Badung lebih gencar dan serius, segala langkah yang  diarahkankan pada pelayanan publik yang lebih baik sangat kami dukung.

Fraksi Gerindra tetap komit,  kritis dan taktis untuk memandang langkah cerdas Bupati sebagai langkah bersama yang saling menguatkan menuju  Badung yg futuristik.  Harapan kami Pembangunan spektakuler  ini agar diikuti dengan Perkuatan Maintenance yang berkelanjutan, karena membangun mungkin mudah tapi merawatnya perlu tata cara dan anggaran yang lebih besar.

Oleh karena itu Mumpung membangun jalan baru, agar disiapkan pula jaringan utilitas terpadu dibawah tanah (JUTB) sehingga pasca proyek tidak ada lagi ikutan kabel dan tiang semrawut.
Disisi lain kami dukung langkah Gubernur Bali yang berencana membangun Transportasi massal  berupa ART (Autonomus Rell Transit) bekerja sama dengan PT KAI. dalam mengurai kemacetan dari Bandara Ngurah Rai, central parkir kuta hingga Munggu. Kami Fraksi Gerindra mendorong Gubernur sesuai kewenanganya agar juga mendata, menghitung, membatasi  Rasio  transportasi online, off line, liar  dan konvensional di Bali yg juga menjadi faktor penambah kemacetan,  semoga bisa terwujud.
( Penulis : Puspa Negara – ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *