Denpasar,PersIndonesia.Com- Untuk menghadirkan akses Internet bagi seluruh Puskesmas di Indonesia, Kementerian Kesehatan menjalin kerjasama dengan Starlink sebagai penyedia layanan internet dari SpaceX milik Elon Musk.
Peluncuran kerjasama tersebut pun dihadiri langsung oleh Elon Musk, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono, dan Menteri Kominfo, Budi Arie Setiadi yang juga hadir langsung PJ. Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika dan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara.
Baca Juga:Â Pj Bupati Jendrika Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Tusan
Peluncuran kerjasama dilakukan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Sumerta Kelod, Jl. Laksamana VIII No.18, Sumerta Kelod, Kota Denpasar, Bali, Minggu (19/05).
Elon Musk menjelaskan Starlink adalah layanan internet berbasis satelit yang dimiliki oleh Elon Musk. Pengembangan Starlink sudah dimulai sejak tahun 2015 silam. Pembangunan jaringan Satelit Starlink bertujuan untuk memberikan akses internet berkualitas tinggi kepada masyarakat di daerah-daerah terpencil.
Teknologi ini memanfaatkan konsep low earth orbit (LEO), yang diklaim dapat merevolusi konektivitas internet di seluruh dunia. Pada dasarnya, layanan internet Starlink tidak jauh berbeda dengan layanan internet yang sudah tersedia di Indonesia.
“Perbedaannya, Starlink menyediakan koneksi internet melalui satelit di luar angkasa, bukan melalui kabel fiber optic”, jelasnya.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi mengatakan Starlink juga sudah menyediakan beberapa layanan beserta harganya yang ditawarkan di laman resminya. Saat ini, Starlink menawarkan dua paket layanan, yaitu personal dan bisnis.
Baca Juga:Â Pj. Gubernur Bali, Pembicara Seminar Blue Economy serangkaian WWF ke-10
Kerja sama ini sebagai bentuk pemerataan di seluruh Provinsi di Indonesia yang akan terintegrasi dengan pelayanan kesehatan dan pendidikan. Dengan begitu, kedua layanan ini diharapkan dapat terus meningkat.
“Melalui peluncuran Starlink ini masyarakat di daerah terpencil bisa menikmati akses informasi dan jaringan internet secara cepat, seperti halnya penduduk yang tinggal di kota besar”, ujarnya.
Saat peluncuran, juga melakukan uji coba streaming video dengan Pustu Bungbungan, Klungkung dan Puskesmas Tabarfane, Kepulauan Aru, Maluku. Kecepatan internet di Pustu Bungbungan saat menggunakan Starlink mencapai 313,07 Mbps, sementara di Puskesmas Tabarfane dengan Starlink kecepatan internet disana mencapai 269 Mbps
Sementara Pj Bupati Jendrika menyambut baik kerja sama yang dilakukan oleh Kemenkes dengan Starlink serta terpilihnya Pustu Desa Bungbungan Klungkung menjadi salah satu uji coba layanan Starlink.
Baca Juga :Â Sambut KTT WWF Polsek Denbar Tingkatkan Patroli Daerah Rawan
Dengan ini akses pelayanan melalui internet jadi lebih gampang, mengingat di Kabupaten Klungkung dua pertiga tiga wilayahnya ada di kepulauan Nusa Penida.
“Jadi ini sangat membantu untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat, dan mendapat database pelayanan kesehatan lebih cepat,” pungkasnya saat menghadiri peluncuran Starlink. (DK).






