Dewan Pembina Bersama Ketua Umum Flobamora Bali Dukung Kapolda Bali Tindak Tegas dan Terukur Pelaku Tindak Pidana dan Aksi Premanisme Tanpa Pandang SARA
Denpasar, 22 Mei 2025 – Dalam semangat memperkuat sinergi antara komunitas dan aparat penegak hukum, Dewan Pembina dan Pengurus Flobamora Provinsi Bali melakukan audiensi dengan Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya di Mapolda Bali. Pertemuan ini turut dihadiri Dirintelkam Polda Bali Kombes Pol Syahbuddin dan Plt. Dirbinmas Kombes Pol Ida Bagus Ketut Surya Darma.
Audiensi yang berlangsung hangat ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Flobamora Bali, Herman Umbu Billy, didampingi para Dewan Pembina yakni Yusdi Diaz, Freddy Billi, dan Ardy Ganggas. Dalam pertemuan tersebut, Flobamora Bali menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas dan terukur yang diambil Polda Bali dalam menindak segala bentuk kriminalitas tanpa pandang bulu.
“Kami mendukung sepenuhnya penegakan hukum yang adil dan tidak diskriminatif, sebagai bagian dari komitmen kami untuk berkontribusi menjaga keamanan dan ketertiban di Bali,” ujar Yusdi Diaz. Ia juga menekankan bahwa Flobamora Bali, yang menaungi lebih dari 11.000 anggota diaspora NTT di Bali, terus mendorong warganya untuk menjadi bagian dari masyarakat Bali yang tertib dan harmonis.
Menurut Yusdi, tindak kriminal yang dilakukan oleh oknum tertentu tidak bisa digeneralisasi kepada komunitas atau suku tertentu. Ia juga menyoroti maraknya ujaran kebencian dan pemberitaan negatif di media sosial yang berpotensi merusak citra Bali sebagai destinasi pariwisata dunia. “Kami menolak keras labelisasi berbasis SARA yang muncul di ruang publik dan berharap aparat menindak tegas provokatornya,” tegasnya.
Flobamora Bali juga siap membantu menyosialisasikan program-program Forkopimda, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kesadaran hukum dan menjaga ketertiban sosial. Dalam kesempatan itu, pihaknya menyampaikan rasa terima kasih atas arahan dari Kapolda Bali dan menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dalam menjaga Bali tetap aman dan kondusif.
Menanggapi hal itu, Kapolda Bali menegaskan bahwa pihaknya akan bertindak profesional dalam penegakan hukum dan tidak akan mentoleransi segala bentuk aksi premanisme maupun pelanggaran hukum lainnya, tanpa memandang latar belakang pelaku.
Pertemuan ini menjadi simbol komitmen bersama antara aparat keamanan dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan bebas dari diskriminasi.
@k






