Persindonesia.com, Jembrana – Bertepatan di Hari Raya Nyepi warga Banjar Melaya Krajan, Desa Melaya Kac.Melaya Kab Jembrana diheboohkan dengan terbakarnya bangunan pengopenan kopra yang berukuran 3×4 M milik Ahmad Muafijin 25. Minggu (14/03)
Menurut penuturan pemilik kopra Ahmad Muafijin masih terlihat shok dan lemas atas musibah yang menimpanya, dirinya tidak menyangka usaha kopranya bakal terkena musibah.
Merasa Dihina,Kuli Bangunan Kampak Pasutri Hingga Tewas Salah Satu WNA
“Hari ini saya tidak ada aktivitas di belakang, mungkin ini ujian buat saya,” ucapnya seraya wajahnya terlihat sedih
Ahmad melanjutkan, berawal sekira pukul 10.00 Wita api sudah membesar, dan dirinya panik langsung minta tolong warga dan menghubungi pihak Damkar Jembrana.
Koperasi Berkah Jaya Yonarhaud 10/ABC Gelar Rapat Anggota Tahunan
“Sambil menunggu pihak Damkar saya dan beberapa warga sekitar ikut bahu membahu memadamkan api, agar tidak sampai merembet ke rumah keluarga dan tetangga,” terangnya.
Sementara itu Kapolsek Melaya Kompol H. Anwar Sasmito SH, MH membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pemicu kebakaran berawal dari kumpulan serabut kelapa yang menumpuk, sehingga hal ini memicu terjadi kebakaran. Senin (15/03)
DPRD : Tiga Perusahaan di Tangerang Terindikasi Tidak Konsisten Gunakan Ijin Lokasi
“Atas kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi berkisar kurang lebih Rp.4 juta. Gerak cepat damkar dan bantuan masyarakat api bisa segara dipadamakan,” tuturnya.
Anwar menghimbau, untuk masyarakat berhati-hati dalam bekerja dengan menggunakan bahan bakar api, serta waspada itu intinya. Menjaga lingkungan kondusif dan keamanan itu merupakan tanggungjawab kita bersama,” tutupnya. (Edi/Sam)






