Persindonesia.com Jembrana – Harga beras di Kabupaten Jembrana sudah mulai ada penurunan. Semua jenis dan merk beras terjadi penurunan harga hanya selisih Rp. 300 rupiah. Berbeda dengan harga ketan malah terjadi kenaikan secara signifikan diikuti dengan bahan pokok lainnya.
Saat dikonfirmasi salah satu pedagang yang berjualan di pasar relokasi area parkir Pemkab Jembrana bernama Safii mengatakan, Semua jenis beras dari yang murah sampai yang mahal mengalami penurunan harga,
“Ya turunnya selisih Rp. 300 rupiah. Beras yang super dari harga Rp. 16.200 ribu menjadi Rp. 15.900 ribu perkilo. Kalau yang medium harganya Rp. 15.600 menjadi Rp. 15.200 ribu rupiah per kilo. Penurunan harga mulai terlihat dari kemarin, tapi tempat lain penurunan sudah dari 5 hari yang lalu,” terangnya. Jumat (01/3/2024).
Rektor UP Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya, Kuasa Hukum : Kental Dengan Politisasi
Menurutnya, penurunan harga beras terjadi saat beras bulog mulai keluar, dimana sebelumnya harga beras saat beras bulog belum keluar harganya terus meningkat. “Ya setiap hari naik kisaran Rp. 100 sampai Rp. 200 rupiah,” jelasnya.
Safii mengungungkapkan, selain beras, barang lainnya rata-rata semua naik, baik gula pasir, ketan putih dan hitam, bawang putih dan merah. “Ketan naik sangat tinggi dari harga Rp. 16.000 ribu menjadi Rp. 24.000 ribu perkilo, kalau yang RD naik dari harga Rp. 13.000 menjadi Rp. 22.000 ribu rupiah per kilo,” ucapnya.
Sedangkan, kata Safii, bawang merah naik menjadi Rp. 24.000 ribu dari harga Rp. 15.000 sampai Rp. 16.000 ribu rupiah perkilo. Kalau bawang putih dari harga Rp. 25.000 wita menjadi Rp.34.000 ribu rupiah perkilo.
Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Babel Menjadi Irup Peringatan HUT Basarnas ke-52
“Kalau harga Lombok bisa naik bisa turun, pada saat sebelum hari raya Galungan harganya Rp. 80.000 ribu per kilo dan sekarang setelah hari raya harganya turun menjadi Rp. 54.000 ribu perkilo,” ujarnya.
Sementara ditempat terpisah, Kadis Perindagkop I Komang Agus Adinata saat dikonfirmasi via telepon membenarkan adanya penurunan harga beras di pasaran. Ia juga mengatakan, penurunan harga beras lantaran sudah mulai ada panen padi.
“Seiring dengan mulai adanya panen padi, harga beras mulai ada penurunan hanya kisaran Rp. 300 rupiah perkilonya. Diprediksi akan terus ada penurunan karena adanya panen. Ini hanya sebagian ada panen belum merata. Nanti kita tetap melakukan operasi pasar,” pungkasnya. Sur






