Hilang Selama 2 Hari, Wayan Linyar Ditemukan Dalam Kondisi Lemas

Persindonesia.com Jembrana – Diduga mempunyai penyakit pikun, Ni Wayan Linyar 64 tahun dinyatakan menghilang selama 2 hari setelah diketahui sedang mencari kayu bakar dan lupa jalan pulang. Nenek Linyar ditemukan oleh warga dengan kondisi sudah lemas.

Nenek tersebut berasal dari Banjar Sumbul Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, ditemukan oleh petugas kepolisian Polsek Mendoyo bersama warga di kebun milik warga Banjar Pangkung Languan Desa Yeh Sumbul Seberang Sungai.

Nenek yang berusia 64 tahun tersebut ditemukan dalam kondisi sudah lemas tidak bertenaga dikarenakan selama menghilang tidak makan sama sekali. Dirinya dilaporkan hilang oleh keluarganya pada hari Sabtu 7 Mei 2022, diketahui pula nenek tersebut meninggalkan rumah sejak hari Jumat 6 Mei 2022.

Atas kejadian tersebut, pihak keluarga langsung melaporkwn kejadian tersebut ke Polsek Mendoyo. Atas laporan dari keluarga, petugas langsung melakukan pencarian yang dipimpin oleh Kapolsek Mendoyo AKP I Putu Suarmadi bersama perangkat Desa Yehembang Kangin serta warga setempat. Sabtu (7/5/2022).

“Setelah dinyatakan hilang, nenek tersebut ditemukan sekira pukul 19.20 wita di kebun milik warga Banjar Pangkung Languan. Kami menyebar petugas beserta warga ke beberapa titik untuk pencarian korban hingga berjarak sekira 4 kilometer dari rumah korban,” ungkapnya.

Menurutnya, korban ditemukan disebuah semak-semak dikebun milik warga. “Meski selamat, kondisi nenek tersebut sangat memprihatinkan, diduga belum makan 2 hari sehingga badannya lemas. Setelah ditemukan, nenek tersebut dijemput keluarganya, digendong bawa kerumahnya,” pungkasnya. Red Bali

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *