Human Eror, Truk Tronton Tabrak Pembatas Jembatan Jatuh ke Sungai

Persimdonesia.com Jembrana. Sebuah truk Hino tronton mengangkut semen hilang kendali menabrak pembatas Jembatan Bilukpoh dan terjun bebas ke sungai. Kejadian tersebut pada hari Senin 30 Mei 2022 sekira pukul 03.40 wita tepatnya di Lingkungan Bilukpoh, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana.

Diketahui pengendara truk tronton tersebut bernama Muktar Ahmad Dahlan 44 tahun bertempat tinggal Banjar Dinas Tegal Bunder, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Singaraja, mengalami luka lecet di kepala, sedangkan temannya bernama Bahtian Primantara 19 tahun berasal didaerah yang sama, tidak mengalami luka-luka. Dalam pengakuan sopir dirinya mengantuk.

Lakukan Perubahan, DPD SPI Siak Sambangi Kantor DPP SPI

Kejadian berawal sopir truk tersebut mengemudikan kendaraannya dari barat menuju ketimur, tepat di lokasi kejadian memasuki tikungan menuju Jembatan Bilukpoh dengan kondisi gelap tanpa lampu penerangan jalan, pengemudi tersebut tidak bisa mengendalikam kendaraannya oleng kekanan sehingga menabran pembatas jembatan, truk tersebut langsung terjun kebawah jembatan.

Saat dikonfirmasi awak media Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Aan Saputra R A membenarkan kejadian tersebut, dirinya mengaku truk tersebut saat memasuki tikungan menuju jembatan oleng kekanan dan menabrak pembatas jembatan dan terjun kebawah, situasi saat itu kondisi arus lalu lintas landai dan suasana gelap tanpa lampu penerangan.

SPKKL TBK Amankan Kontainer Laka Kapal di Perairan Selat Malaka

“Terkait penerangan jalan disetiap jalur yang rawan, saya sudah upayakan mengirim surat kepada instansi terkait sebelumnya. Setelah disurvey penerangan lampu di setiap jembatan di Jembrana ternyata nihil. Saya sebagai kasat lantas tidak akan bermain-main dengan orang yang cuek terkait kondisi jalan, kita pasti akan pidanakan. Hal tersebut demi memgurangi atau menghilangkan korban jiwa,” tegasnya.

Lebih jelasnya Aan mengatakan, semua baik jalan ataupun jembatan, pihaknya akan survei dan turun langsung ke lapangan. “Jika ditemukan kelalaian atau tidak peduli degan situasi skarang yang bertangungg jawab kelayakan jalan atau jembatan kita bisa pidanakan. Jadi kami berharap yang bertanggung jawab degan hal tersebut bisa peduli seperti perbaikan dan pemasangan lampu,” pungkasnya. (S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *