PersIndonesia.Com,Bangli- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bangli terus mengencarkan program inovasi layanan kesehatan bagi masyarakat. Terbaru tepat di Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bangli ke 821, RSUD Bangli melaunching Klinik Dermato Kosmetik, pada hari Sabtu (10/5/2025) bertempat di Gedung Yankestrad RSUD Bangli.
Dalam kegiatan launching Klinik Dermato Kosmetik tampak hadir Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Wakil Bupati Bangli Wayan Diar, Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika, Forkompinda Bangli, Direktur RSUD Bangli dr. I Dewa Gede Oka Darsana, jajaran pegawai RSUD Bangli serta undangan terkait lainnya.
Baca Juga : Kondisi Bayi Terlantar Stabil Pasca Dirawat Intensif di RSUD Bangli, Banyak Permintaan Adopsi
Kegiatan launching Klinik Dermoto Kosmetik diisi dengan sejumlah pemaparan singkat oleh Direktur RSUD Bangli kepada para undangan mengenai inovasi terkait layanan Klinik Dermatoligi Kosmetik sebagai terobosan pelayanan kesehatan dibidang penyakit kulit yang di era saat ini menjadi salah satu hal penting.
Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta pada kesempatannya sangat mengapresiasi inovasi layanan Klinik Dermatologi Kosmetik dari RSUD Bangli. Menurutnya dari sejumlah Kabupaten mungkin dapat dihitung jumlah Rumah Sakit yang membuka layanan Dermato Kosmetik ini. Ini merupakan terobosan bagaimana layanan umum akan mulai dikembangkan di RSUD ini.
Itu semua dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan daripada masyarakat yang memang tingkat pengetahuan kesehatan dibidang kulit dan kecantikan semakin hari semakin diperlukan. “novasi ini perlu diapresiasi. Dan untuk layanan ini akan dimulai dari keluarga besar pegawai RSUD Bangli. Pelayanan kulit saat ini kan tidak semata bagi perempuan tetapi juga laki laki”, ujar Bupati.
Bupati Sedana Arta juga mengatakan inovasi layanan Dermatologi Kosmetik yang dilauncing saat ini bertepatan dengan HUT Bangli. “Ini sekaligus merupakan hadiah bagi peringatan ke 821 Kabupaten Bangli”, ungkapnya. Lebih lanjut disampaikan untuk tahun ini seperti wacana kami akan menjadikan RSUD ini sebagai salah satu Rumah Sakit dengan unggulan layanan jantung terpadu.
Mudah mudahan di Bulan Agustus atau paling lambat di November 2025 Poly jantung secara komperensif sudah ada dan tindakan tindakan terkait penyakit jantung khususnya kapeter, katline, pasang ring sudah bisa dilakukan di RSUD Bangli. “Dengan menyandang status tipe B pendidikan kedepan kita akan terus kembangkan inovasi inovasi layanan kesehatan bagi masyarakat”, kata Bupati Bangli asal Desa Sulahan, Susut Bangli ini.
Sementara itu Direktur RSUD Bangli, dr. I Dewa Gede Oka Darsana mengatakan layanan Dermato Kosmetik dibuka untuk mengakomodir kesehatan masyarakat terutama dibidang perawatan kulit yang berhubungan dengan penampilan. Layanan klink Dermatologi yang tersedia, ada hiling, whitening (pemutihan), menghilangkan jerawat/komedo, plek oleh spesialis kulit. Kemudian untuk tindakan pembedahan yang terakomidir hingga saat ini ada 6, diantaranya seperti pengencangan kelopak mata kendor, operasi jaringan parut, mengecilkan dan mengencangkan perut.
Untuk biaya tindakan yang diambil dokter spesialis kulit berkisar antara Rp.100 hingga Rp.350. “Sementara untuk operasi nilainya bervariasi tergantung tindakan yang diambil. Tindakan paling tinggi yaitu pengencangan wajah (facees) mencapai Rp 16 juta belum termasuk obat dan rawat inap untuk total diperkirakan tidak lebih dari Rp 35 Juta”, terang Dewa Oka.
Baca Juga : Peringatan HUT Bangli ke 821 Semarak, Gubernur Bali Hadir Sebagai Inspektur Upacara
Terkait perbedaan tarif layanan kulit di tempat berbeda, diakuinya untuk hargajauh lebih murah. Disamping itu untuk layanan ini kita pisahkan dengan penderita sakit lainnya agar senyaman mungkin. Selanjutnya dari segi SDM ada Dokter spesialis kulit dan sepesialis bedah plastik.
“Disini mungkin perbedaan dengan Rumah Sakit lain pada sistemnya, yang mana kita mulai dari internal dalam artian dari keluarga besar RSUD Bangli bekerjasama dengan Koperasi disini sebagai marketing awal”, imbuhnya.
Menurutnya, untuk layanan klinik dermatologi kosmetik menyasar pasien katagori umum. Sehingga tidak menerima layanan BPJS. Yang mana layanan kosmetik tidak ditanggung BPJS. Kedepan kami akan terus melakukan inovasi inovasi layanan bagi masyarakat. Dengan kekurangan kami saat ini, kami harap RSUD Bangli menjadi terdepan dalam layanan dan menjadi percontohan bagi Rumah Sakit lain”, tegasnya.(IGS)






