Pasar Rakyat bertajuk “Berbelanja dan Berbagi” Ke-8 Tahun 2026 di Area Lapangan Balai Budaya Giri Nata Mandala
BADUNG Persindonesia.com – Semangat gotong royong dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan menggema di Kabupaten Badung. Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali berkolaborasi dengan TP. PKK Kabupaten Badung sukses menggelar Pasar Rakyat bertajuk “Berbelanja dan Berbagi” Ke-8 Tahun 2026 di Area Lapangan Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Jumat (09/10/2026).
Aksi sosial dan penguatan ekonomi ini dihadiri langsung oleh Ketua TP. PKK Provinsi Bali Nyonya Putri Koster, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba, serta jajaran Ketua TP. PKK Kabupaten/Kota se-Bali dan pejabat terkait lingkungan Pemprov Bali serta Pemkab Badung.
Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, dalam sambutannya menegaskan bahwa agenda ini bukan sekedar ruang transaksi jual-beli biasa. Dua pilar utama, yaitu kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan serta pemberdayaan ekonomi mikro berjalan beriringan demi membantu masyarakat yang membutuhkan agar kelak bisa mandiri. “Ini bukan sekedar ruang transaksi jual-beli tetapi kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan untuk masyarakat,” ucapnya.
Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, pasar rakyat kali ini menyalurkan bantuan sosial pangan secara merata kepada 100 warga prasejahtera yang tersebar di enam wilayah Kabupaten Badung.
Rincian penerima bantuan tersebut menyasar 30 warga dari Desa Darmasaba, 30 orang dari Kelurahan Sempidi, 27 orang dari Kelurahan Kapal, 7 orang dari Kelurahan Dalung, 3 orang dari Desa Kuwum, dan 3 orang dari Kelurahan Kerobokan Kaja.
Di sisi penguatan ekonomi, kegiatan ini menjadi berkah melimpah bagi para petani dan pelaku usaha kecil. Sebanyak 131 pelaku usaha lokal terlibat langsung mempromosikan produknya, yang terdiri dari 39 pelaku UMKM, 28 produsen produk pertanian dan pangan olahan, serta 64 pelaku usaha kuliner. Perputaran ekonomi ini dinilai efektif memotong jalur distribusi, sehingga memberikan keuntungan langsung bagi produsen lokal.
Ketua TP. PKK Provinsi Bali, Nyonya Putri Koster, mengapresiasi kerja keras jajaran TP. PKK Badung atas suksesnya pelaksanaan acara ini. Ia menegaskan bahwa gerakan ‘Berbelanja dan Berbagi’ merupakan komitmen berkelanjutan yang diinisiasi sejak periode kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster guna menjadikan kepedulian sosial sebagai budaya hidup masyarakat Bali. “Konsep ‘Berbelanja dan Berbagi’ mengandung makna yang sangat dalam. Berbelanja produk lokal berarti kita menghargai karya anak bangsa dan menjaga kelestarian budaya. Sementara berbagi adalah wujud kemanusiaan yang luhur. Kesejahteraan tercipta saat kita saling menguatkan; yang mampu membantu yang kurang mampu, dan yang dibantu didorong untuk semakin mandiri,” ujarnya.
Melalui sinergi kokoh antara program provinsi dan kabupaten, gerakan ini diharapkan dapat melahirkan kemandirian ekonomi jangka panjang, sekaligus meratakan kesejahteraan krama di seluruh wilayah Badung dan Bali secara umum.
(Sumber : Prokompim/Badung)






