Jalur Listrik Vital Jawa–Bali Dibahas, Instansi Strategis Siapkan Protap Pengamanan 2025

Persindonesia.com Banyuwangi – Upaya memperkuat keamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) berupa jaringan Kabel Bawah Laut 150.000 Volt Jawa–Bali kembali digelorakan melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang berlangsung di Wisma Bahari Mako Lanal Banyuwangi, Kamis (27/11/2025) pukul 08.00 Wib.

Rakor yang diprakarsai Lanal Banyuwangi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan strategis di bidang pelayaran, kepolisian, pertahanan, penyelamatan, hingga pengelola energi nasional. Polres Jembrana turut hadir melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk Kompol Arya Agung Arjana Putra, Kasat Samapta AKP I Putu Darma Santika, serta KBO Sat Pol Air IPDA I Komang Susanta.

Danlanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, M.Sc., membuka rakor dengan menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menjaga keberlangsungan jaringan kelistrikan Jawa–Bali.

Ambil Peran Aktif, Tim PKK Jembrana Jadi Garda Terdepan Sosialisasi Pengelolaan Sampah

“Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menyamakan persepsi lintas sektoral dalam pengamanan Kabel Laut 150 kV Jawa–Bali. Kami berharap seluruh pihak dapat memberi masukan konstruktif demi keberhasilan tugas bersama,” ujarnya.

Rakor juga dihadiri unsur TNI AL, Polri, KSOP, BPTD, PT Pertamina, PT Indonesia Ferry (Persero), SAR, dan jajaran PT PLN (Persero) sebagai pemilik aset Obvitnas.

Perwakilan UPT PT PLN (Persero) TJBTB APP Probolinggo memaparkan bahwa 25 persen kebutuhan listrik Bali—dengan konsumsi mencapai 13.000 volt—dipasok melalui kabel bawah laut Jawa–Bali. Karena itu, keamanan jalur kabel menjadi isu yang sangat krusial.

BRI Branch Office Negara Raih Juara 1 Tenis Meja pada Ajang Brilian Sportartcular 2025

PLN juga mengapresiasi kolaborasi lintas instansi, termasuk saat penanganan insiden KMP Tunu Pratama Jaya yang sempat berpotensi mengganggu jalur pasokan listrik.

Dalam sesi inti, PT PLN membacakan draft Prosedur Tetap (Protap) Pengamanan Obvitnas Kabel Laut 150.000 Volt Jawa–Bali Tahun 2025, yang mencakup mekanisme koordinasi, pola patroli, mitigasi risiko, hingga prosedur penanganan insiden di jalur laut dan darat.

Protap terbaru ini diharapkan memperkuat keterpaduan pengamanan, terutama di Selat Bali yang menjadi titik vital jaringan kabel laut.

Mantan Kades Kedungbungkus Protes, Anak Berkebutuhan Khusus Tak Mendapat Perhatian Desa

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol Arya Agung Arjana Putra, menyatakan bahwa Polres Jembrana siap mendukung pengamanan Obvitnas sesuai wilayah hukum, khususnya dalam pengawasan aktivitas perairan di sekitar Gilimanuk. Ts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *