Jamaah Roudhotul Jannah Rangkah Gelar Santunan Anak Yatim dan Dhuafa di Momentum 1 Muharram 1448 H

Jamaah Roudhotul Jannah Rangkah Gelar Santunan Anak Yatim dan Dhuafa di Momentum 1 Muharram 1448 H

SURABAYA, Persindonesia.com – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Jamaah Pengajian Roudhotul Jannah Rangkah Surabaya menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dan dhuafa, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh jamaah, tokoh masyarakat, serta para penerima manfaat. Santunan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus implementasi nilai-nilai keislaman yang menekankan pentingnya berbagi kepada sesama.

Pengajian yang dipimpin oleh Umi Hajah Mudjiyin tersebut telah berdiri sejak tahun 2005 dengan jumlah anggota sekitar 30 orang. Sejak awal, kegiatan santunan telah menjadi agenda rutin tahunan. Hingga tahun 2026, jumlah penerima manfaat terus meningkat, yakni sebanyak 30 anak yatim dan 20 kaum dhuafa.

Ketua Jamaah Pengajian Roudhotul Jannah, Umi Hajah Mudjiyin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus upaya mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Kelurahan Rangkah dan Kota Surabaya.

Momentum Tahun Baru Islam tidak hanya dimaknai sebagai pergantian waktu, tetapi juga menjadi ajang untuk meningkatkan amal saleh serta berbagi kebahagiaan dengan sesama,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadzah Nyai Hajah Komsatun Hidayat turut memberikan tausiyah dengan mengangkat tema hijrah sebagai momentum perubahan menuju kehidupan yang lebih baik. Ia mengajak jamaah untuk menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai sarana introspeksi diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian sosial.

Acara juga dimeriahkan dengan penampilan grup Al Banjari Nurul Quran Mambaul Ulum dari Kapas Madya yang membawakan lantunan shalawat dan lagu religi, sehingga menambah semarak peringatan Tahun Baru Islam.

Melalui kegiatan ini, Jamaah Pengajian Roudhotul Jannah berharap semangat berbagi, kepedulian sosial, dan kebersamaan terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga keberkahan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. (Red-wied/timsby)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *