Jaringan Narkoba Malaysia Terbongkar! 6 Kg Sabu Gagal Beredar di Asahan

Asahan, 26 Maret 2024 – Satuan Narkoba Polres Asahan berhasil menggagalkan peredaran 6 kilogram sabu jaringan Malaysia dalam sebuah operasi subuh yang menegangkan di Perairan Asahan pada Minggu (18/4/2024) dini hari.

Penangkapan Dramatis di Tengah Laut, Tim Sat Narkoba Polres Asahan, dibantu Sat Pol Airud, melakukan pengintaian di Perairan Asahan setelah menerima informasi intelijen tentang penyelundupan narkoba. Sekitar pukul 01.00 WIB, sebuah speed boat mencurigakan terlihat dan langsung dikejar oleh tim.

Setelah pengejaran singkat, speed boat tersebut berhasil dihentikan dan tim menemukan seorang pria bernama Heri Irawan, warga Aceh, yang sedang mengemudikan speed boat. Saat dilakukan pemeriksaan, tim menemukan 6 paket sabu dengan berat total 6 kilogram yang disembunyikan di dalam speed boat.

Pelaku Heri Irawan mengaku bahwa dia mendapatkan sabu tersebut dari Malaysia dan berencana untuk diedarkan di wilayah Asahan. Dia telah membawa sabu tersebut dari Malaysia pada Jumat (15/3/2024) dan berniat menyerahkannya kepada rekannya berinisial A di Asahan.

Namun, setelah menunggu selama 3 jam di perairan Indonesia, A tidak kunjung datang. Heri Irawan kemudian memutuskan untuk kembali ke Malaysia, namun aksinya digagalkan oleh tim Sat Narkoba Polres Asahan.

Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengapresiasi keberhasilan Sat Narkoba Polres Asahan dalam menggagalkan penyelundupan sabu tersebut.

“Ini merupakan prestasi yang luar biasa dan menunjukkan komitmen Polda Sumut dalam memerangi narkoba,” kata Kapolda Sumut.

Kapolda Sumut juga menghimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. “Laporkan kepada polisi jika mengetahui adanya peredaran narkoba di wilayah Anda,” imbau Kapolda Sumut.

Penyelundupan narkoba jaringan Malaysia ini merupakan bukti nyata bahwa bahaya narkoba masih mengancam masyarakat. Keberhasilan Sat Narkoba Polres Asahan ini patut diapresiasi dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi satuan lainnya dalam memerangi narkoba.

ESA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *