Jelang Hari Raya, Harga Cabai Kecil Anjlok dan Harga Ayam Potong Naik

Perindonesia.com Jembrana – Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan yang juga bertepatan hari puasa oleh umat muslim menjelang Hari Raya Idul Fitri, beberapa kebutuhan pokok mulai mengalami peningkatan dan penurunan.

Hal tersebut terjadi di Pasar Impres Negara, Jembrana dimana penurunan dan peningkatan bahan pokok terjadi pada bumbu-bumbuan selama menjelang Raya Galungan dan Kuningan.

Kegiatan Pelatihan Pertanian Hidroponik Dihadiri Babinsa Desa Aik Katekok

Pantauan awak media dilapangan terlihat cabai biasa mengalami penurunan drastis sekarang harganya mencapai 70 ribu rupiah perkilo yang sebelumnya mengalami peningkatan dengan harga 120 ribu perkilonya. Senin (05/04).

Namun peningkatan terjadi pada tomat, yang sebelumnya seharga 5 ribu rupiah menjadi 7 ribu rupiah perkilo dan bawang merah meningkat yang dulunya harga 25 ribu rupiah dan sekarang 27 ribu rupiah perkilonya.

PT KAS Bergerak di Bidang Listrik dan Pengolahan Air Minum Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SLTA Sederajat, D3 hingga S1

Peningkatan juga terjadi pada minyak kelapa yang sebelumnya 13 ribu rupiah perliter dan sekarang meningkat menjadi 15 ribu rupiah perliter, untuk bahan bumbu lainnya harnya masih normal tidak ada peningkatan termasuk harga telor juga masih normal.

Selain bumbu-bumbuan peningkatan juga terjadi pada ayam potong dengan harga sebelumnya 32 ribu rupiah perkilonya dan sekarang menjadi 40 ribu rupiah perkilonya.

Akses Aplikasi Perpanjang SIM lewat HP, Segera Akan di Launching

Terkait hal tersebut salah satu pedagang Pasar Impres Negara Ni Wayan Mulyada mengatakan, menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan dan juga hari Puasa bagi umat Islam cabai kecil mengalami penurunan itu dikarenakan pasokan dari Jawa dan dari Guris Buleleng mengalami peningkatan sehingga cabai di pasar banyak.

“Dulu pengirimannya hanya dari Jawa sehingga dan dari Bali tidak ada, hal tersebut cabai meningkat harganya mencapai 120 ribu rupiah perkilo dan sekarang menjadi 70 ribu rupiah perkilonya, permintaan bahan bumbu hingga saat ini juga mulai meningkat pasca hari raya,” ucapnya.

Bantuan Senilai Rp 1.114.702.685 Disalurkan Kemensos Untuk Korban Banjir Bandang Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat

Ditempat terpisah salah satu pedagang daging ayam potong H. Badriah mengeluhkan harga daging naik yang dulunya 32 ribu rupiah perkilonya dan sekarang menjadi 40 ribu rupiah perkilonya,

“Dari satu minggu ini harga daging ayam naik mas, sudah naik dan sepi lagi pembelinya, penyebab dari harga naik dikarenakan ayamnya kosong di pabrik dan kalau pun ada ayamnya kecil-kecil,” jelasnya. (Sub)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *